
| Selasa, 10 Februari 2004 | Olahraga |
Swiss Ketemu Prancis di Perempat FinalBUKAREST - Tim tenis Swiss lolos ke babak delapan besar Kejuaraan Tenis Piala Davis Grup Dunia setelah menang 3-2 atas Rumania, Minggu (Senin dini hari). Kemenangan ini mengantar Swiss bertemu Prancis pada babak perempat final. Petenis nomor satu dunia yang baru menjuarai Turnamen Grand Slam Australia terbuka pekan lalu, Roger Federer, memastikan kemenangan Swiss setelah mengalahkan Andrei Papel, tiga set 6-3, 6-2, 7-5. Dalam pertandingan sebelumnya, Sabtu pasangan Swiss, Roger Federer/Yves Allegro juga menang atas Andrei Papel/Gabriel Trifu 6-4, 6-3, 5-7, 6-4. Dalam pertandingan Jumat, kedua tim berbagi angka sama. Andrei Pavel menang atas Michel Kratochvil 6-4, 6-3, 5-7, 6-4, tetapi Roger Federer menyamakan 1-1 setelah menang atas Victor Hanescu 7-6(7-4), 6-3, 6-1. Dengan demikian secara keseluruhan Swiss unggul 3-2 dan lolos ke perempat final atau kedelapan besar pertandingan Piala Davis Grup Dunia. Prancis Arnaud Clement membawa Prancis ke perempat final Piala Davis setelah Minggu memenangi pertandingan penentu lawan Ivan Ljubicic dari Kroasia. Kemenangannya 6-2, 3-6, 7-6 (7/3), 6-4, membuat Prancis unggul 3-1, sedangkan pertandingan tunggal terakhir tidak lagi memengaruhi kemenangan negaranya dalam penyisihan Piala Davis itu. Kedudukan kedua negara itu pada Jumat terpaut 1-1 setelah Clement mengalahkan Mario Ancic straight set dan Ljubicic menang atas pemain debutan Thierry Ascione. Nicolas Escude dan Michael Llodra kemudian membuat tuan rumah unggul setelah mengalahkan Mario Ancic dan Ivo Karlovic 6-1, 7-6 (7/5), 6-3 pada partai ganda Sabtu. Clement, salah satu pemain terkecil dalam sirkuit ATP, mendominasi permainan sejak awal sehingga dengan cepat dia membukukan angka 4-1. Namun Ljubicic, pemain top Kroasia sejak cederanya Goran Ivanisevic, berjuang keras untuk menyamakan kedudukan sampai terjadi tie-break. Setelah itu Clement lebih menguasai permainan sampai memenangi pertandingan dan membawa Prancis ke perempat final melawan Swiss. "Ini baru pertama kali saya menjadi penentu kemenangan Prancis. Hal ini membuat saya amat bangga," kata dia. "Kami berlatih keras untuk memenangi pertandingan ini dan semangat tim kami sangat tinggi," ujar dia. Prancis sebenarnya sukar membentuk tim tangguh, sejak cederanya pemain nomor satu mereka, Sebastien Grosjean. Keputusan kapten Guy Forget untuk tidak menurunkan spesialis ganda Fabrice Santoro semakin membuat tegang kubu itu. "Arnaud Clement memang harus bekerja keras akhir minggu ini. Dia mengambil alih tugas rekannya Sebastien Grosjean. Dia pun mampu melakukannya," kata Forget. Pertandingan melawan Swiss, akan membuka kesempatan bagi Prancis membalas kekalahan 2-3 atas tim yang diperkuat Roger Federer pada delapan besar tahun lalu. (ant-57i) |