
| Selasa, 10 Februari 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Soal Recall, DPC PDI-P Masih Menunggu Jawaban DPPBALAI KOTA- DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kota Semarang masih menunggu jawaban DPP PDI-P atas usulan DPC untuk me-recall dua anggota fraksinya. Dua anggota fraksi dari partai berlambang banteng mencereng dalam lingkaran yang diusulkan dipecat itu, yakni dr H Adi Kuntoro dan H Siyam Sutopo BA. Keduanya diusulkan dipecat, karena ketika posisinya masih menjadi anggota Fraksi PDI-P DPRD Kota Semarang, justru mencalonkan diri sebagai calon legislatif dari Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK). ''Tapi untuk lebih tegasnya, harus ada keputusan dari DPP. Kami yakin keputusan dari DPP akan menyetujui pemecatan itu,'' kata H Sriyono SSos, Ketua DPC PDI-P Kota Semarang, Senin (9/2). Dia menjelaskan, langkah keduanya tersebut termasuk pelanggaran berat, padahal dulu pencalonan mereka menjadi anggota Dewan melalui PDI-P. Bagaimana dengan keanggotaannya di Fraksi PDI-P? ''Sekarang, sebenarnya keduanya sudah kami keluarkan dari fraksi kami. Sesuai hasil rapat yang dilakukan pekan lalu, keduanya sudah tidak diakui sebagai anggota,'' kata Sriyono. Dikatakan, kedua orang tersebut pada Pemilihan Umum 2004 nanti memang tidak dicalonkan lagi sebagai caleg dari PDI-P. Mereka tidak dicalonkan karena secara organisasi, selama menjadi anggota Dewan tidak mendukung sepenuhnya kegiatan partai. ''Antara lain mereka itu tidak disiplin,'' tuturnya. Menurut dia, mereka yang tidak dicalonkan lagi sebagai caleg dari PDI-P seharusnya introspeksi. Apa yang sudah dilakukan kepada partainya selama menjadi Dewan. ''Jadi, mereka boleh sakit hati tidak dicalonkan, tetapi juga harus sadar dengan peran yang telah dilakukan selama ini terhadap partai,'' ujar dia. Bagaimana dengan hak-haknya sebagai anggota fraksi? Karena sudah dipecat dari keanggotaan sebagai anggota Fraksi PDI-P, otomatis hak-haknya hilang. Keluarnya dua anggota PDI-P tersebut tidak mempengaruhi alokasi dana bantuan organisasi politik dari Pemerintah kepada partai PDI-P. ''Semua dana bantuan masuk ke parpol bukan ke anggota Dewan,'' ujarnya. Sementara itu, dr Adi Kuntoro sampai kemarin belum bisa dimintai konfirmasikan soal pemecatan dirinya. Dia yang juga Ketua Komisi E DPRD Kota Semarang itu saat ini sedang menjalankan ibadah haji ke Makkah. Sedangkan H Siyam Sutopo, sampai kemarin sore juga tidak bisa dihubungi. Dia yang juga anggota Pansus RDTRK juga tidak tampak dalam rapat lanjutan pembahasan RDTRK yang dilangsungkan Senin (9/2). (G17-73) |