
| Selasa, 10 Februari 2004 | Internasional |
Tambang Batu Bara China Telan Korban 29 JiwaBEIJING - Industri pertambangan batu bara yang terkenal berbahaya di China telah merenggut 29 jiwa, kali ini karena ledakan yang disengaja dengan tujuan menutup daerah tambang yang telah kosong, lapor media pemerintah Senin kemarin. Mayat-mayat warga desa ditemukan di pertambangan di Provinsi Shanxi tersebut yang diguncang ledakan Rabu lalu, kata Duan Jianguo, wakil sekretaris pemerintah provinsi. Kelompok penambang tersebut memasuki daerah pertambangan kosong dengan bahan peledak untuk mencoba menutupnya, setelah mengetahui bahwa daerah tersebut terkait dengan pertambangan lain, lapor China Daily. Para penambang ''bersaing mengambil batu bara dari terowongan yang dikosongkan'', lapor China Daily. Pihak-pihak berwenang menahan Pang Longhu, pemilik pertambangan batu bara ilegal di desa sekitar. Dia mengaku telah memerintahkan empat pekerja untuk meledakkan mulut terowongan tersebut. ''Polisi yakin, sedikitnya dua ledakan terjadi di terowongan tersebut,'' kata China Daily. Pihak kepolisian juga mengatakan, Jin Jianzhong telah dipecat dari jabatan komisaris Luliang, di Provinsi Shanxi, setelah kecelakaan pertambangan yang menewaskan 141 orang dan menyebabkan kerugian 15,4 juta yuan pada 2002 dan 2003. (rtr-ben-46) |