
| Selasa, 10 Februari 2004 | Budaya |
Nano'S kembali RekamanBIASANYA, setelah purna tugas, anggota TNI akan terjun ke panggung politik. Tapi lainnya hal dengan Nano'S. Purnawirawan bintara intel Kodim 036 Batang itu lebih tertarik di panggung musik. Saking cintanya dengan dunia tarik suara, dia mengajukan pensiun dini. ''Saya ingin mengabdi pada seni,'' ujar Nano'S yang pensiun pada tahun 2001 dengan pangkat Sersan Mayor itu. Di kalangan masyarakat Batang, Pekalongan, dan Pemalang, Nano's memang sudah tidak asing lagi. Bagi pria gagah itu, dapur rekaman bukan sesuatu yang baru. April tahun 2003 lalu, ia merilis album dangdut Rebutan Pacar Namun, ia bukan berarti ia hanya menguasai dangdut. Ia juga faseh menyanyikan jenis musik lain. Dan Januari ini, Nano'S kembali masuk dapur rekaman. Kali ini di studio Gema Nada Suara (GNS Semarang) pimpinan H Basri. Albumnya tarling dan dangdut Lentera Musik direkam dalam bentuk compactdisc (CD) bertajuk Cucak Rawa. Dalam album itu, semua (sembilan) lagu berbahasa jawa, dibawakan secara duet antara Nano'S dan Yayang. Antara lain, ''Keder'', ''Konthal-khantil'', ''Sarinem'', ''Waru Doyong'', dan ''Kuncung''. ''Album Cucak Rawa ini berkat usaha dan bimbingan Hj Lilis pimpinan Lentera Musik, Kajen, Pekalongan. CD nya sudah beredar di Pulau Jawa,''ujar Nano'S. Dia mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantunya masuk masuk dapur rekaman. Lalu, jika ada produser rekaman yang tertarik, dia sudah menyiapkan beberapa lagu untuk album berikutnya. ''Saya punya lagu ciptaan Kusnandar (Alm) dan saya sendiri. Judulnya 'Kolor Kondor'. Jika ada produser yang tertarik saya siap,'' kata Nano'S di rumahnya Jl Peintis Kemerdekaan No 5 Batang.(Arief Suyoto-79) |