logo SUARA MERDEKA

Line
 INDEKS BERITA HARI INI Senin, 9 Februari 2004 
Line


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin

Pemilu 2004
Pejabat Kampanye Untungkan Partai Besar

JAKARTA- Dibolehkannya pejabat publik turut berkampanye akan menguntungkan partai-partai besar yang saat ini tengah berkuasa. Sebab, dengan kondisi masyarakat Indonesia yang paternalistik dan tergantung pada tokoh, hal tersebut akan memudahkan partai-partai yang tokoh-tokohnya menduduki jabatan penting di pemerintahan untuk menarik suara pemilih.

pembatas Pemilu 2004
Kader PNBK Jangan Jadi Maling Republik

SEMARANG - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Eros Djarot menegaskan, kader-kader partainya tidak menjadi maling-maling republik. Sebab, kondisi bangsa akan semakin carut-marut apabila anggota legislatif hanya berambisi menggerogoti negara.

pembatas
Pemilu 2004
Tutut Rawan Konflik, Prabowo Alternatif

MALANG - Ketua Umum Partai Patriot Pancasila, Japto S Soerjosoemarno, sejak dini sudah menyatakan kurang setuju dengan pencalonan Siti Hardiyanti Rukmana sebagai Presiden RI .

pembatas Pemilu 2004
Caleg Satu Partai Akan Bersaing

SEMARANG- Calon anggota legislatif (caleg) dalam satu partai akan saling bersaing untuk menjadi calon terpilih dalam Pemilu 2004. Mereka akan bersaing ketat untuk mencapai BPP (bilangan pembagi pemilih), yang akan menentukan mereka jadi calon terpilih atau gugur.

pembatas
Pemilu 2004
Sosialisasi yang Baik Hasilkan Pemilu Berkualitas

JAKARTA - Demi Pemilu 2004 yang berkualitas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan semua pihak yang terkait harus mampu menyosialisasikan pemilu dengan baik. Selain itu, parpol juga perlu menyiapkan caleg berkualitas, yang bila terpilih betul-betul aspiratif. Selain itu, juga harus mampu membuat undang-undang yang mengakomodasi kepentingan rakyat.

pembatas Pemilu 2004
Sanksi Kampanye Dini Terlalu Ringan

JAKARTA-Untuk mencegah timbulnya pencurian start kampanye atau kampanye dini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah meneken kesepakatan dengan parpol. Namun, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai sanksi pelanggaran kesepakatan itu terlalu ringan. Hal tersebut disampaikan Sekjen DPP PKS Anis Matta kepada wartawan di RM Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (8/2).


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA