| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 9 Februari 2004 |
| Pantura Satu Rumah Roboh Diterjang Lisus
BATANG-Satu rumah di Kampung Karangtengah, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, rata dengan tanah setelah diterjang angin lisus. |
Pantura Saatnya Perguruan Tinggi Melaksanakan KBK SAAT ini beberapa sekolah, dari SD hingga SMA, sudah melakukan proyek percontohan kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Ke depan, Kota Pekalongan akan melaksanakannya secara keseluruhan, meski dilakukan secara bertahap. |
|
| Pantura Satlantas Brebes Sebar Brosur ''Sudahkah Pakai Sabuk Pengaman?'' BREBES-Sosialisasi penggunaan sabuk pengaman untuk keselamatan pengemudi mobil pribadi dan kendaraan angkutan umum, kini terus digalakkan Satlantas Polres Brebes. Selain memasang spanduk di tempat strategis, kemarin polisi turun ke lapangan membagikan brosur yang berisi UU No 14 Tahun 1992, sekaligus cara pemakaian sabuk pengaman dengan benar. |
Pantura Mobil Penyedot Tinja dari Luar Daerah Masuki Tegal TEGAL - Belakangan ini, Kota Tegal sering kedatangan mobil penyedot limbah tinja dari luar daerah. Pemkot kewalahan menghadapi pesaing karena kalah di sektor pelayanan. Pasalnya, mobil unit Instalasi Pengolah Limbah dan Tinja (IPLT) milik Pemkot belum dilengkapi peralatan yang memadai. |
|
| Pantura Kasus Hilangnya Salinan SK Gubernur Pemkot Tegal Dinilai Ceroboh TEGAL-Ketua Fraksi PAN H Hadi Sutjipto, menilai ada yang tidak beres dalam mekanisme penerimaan surat dinas di lingkungan Pemkot Tegal. Dia menilai, Pemkot telah bertindak ceroboh atas hilangnya salinan Surat Keputusan (SK) Gubernur mengenai pergantian antarwaktu (PAW) dua anggota fraksi PAN, Asif Shaefudin dan Zahid Abdul Jalil. |
Pantura Warga Khawatirkan Banjir Susulan KAJEN-Meski banjir sudah mulai surut, sebagian besar warga di Kecamatan Sragi dan Siwalan, masih mengkawatirkan terjadinya banjir susulan. Pasalnya, sampai kemarin di beberapa tempat langit terlihat masih mendung. ''Melihat cuaca yang masih mendung seperti ini, banjir masih bisa mengancam sewaktu-waktu. Apalagi jika di daerah atas hujan, air larinya pasti ke sini,'' kata Ahmad, warga Desa Blacanan, Siwalan. |
|
| Pantura 23 Parpol Kirab Kelilingi Kota PEKALONGAN-Dua puluh tiga parpol peserta pemilu di Kota Pekalongan, kemarin melakukan kirab simpatik mengelilingi kotanya. Tujuannya untuk menyosialisasikan Pemilu 2004, termasuk gambar dan nomor parpol masing-masing. |
Pantura ''Curi Start Kampanye Bukan Pidana'' BREBES-Wakil Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLKH) Kabupaten Brebes, Hascaryo Wimbo SH mengingatkan, Panwas Pemilu supaya lebih hati-hati mengambil tindakan kepada partai politik (parpol) yang dicurigai melakukan pelanggaran kampanye. |
|
| Pantura Kecewa, Bendahara DPC PDI-P Mundur PEMALANG-Bendahara DPC PDI-P Pemalang, H Sukhirin BE, menyatakan mundur sebagai caleg, karena kecewa terhadap penyusunan nomor urut. Sebagai fungsionaris, mestinya dia ditempatkan pada urutan ketiga, namun ternyata digeser ke nomor urut empat. |
Pantura 150 Ha Padi Terancam Puso
SLAWI-Ratusan petani tiga desa di Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, yang menanam padi di sawah seluas lebih dari 150 hektare, kini khawatir karena padinya sering tergenang air. |
|
| Pantura Lebih Penting Lakukan Pembangunan Hutan PERBAIKAN tanggul Sungai Pondoh yang dadal akibat terjangan banjir, dinilai Kepala Dinas Tanbunhut Drs Marzoeki Soeradidjaja SH MSi, sangat penting dan mendesak. Sebab selain dapat menanggulangi tanaman padi agar tidak puso, kekhawatiran petani atas ancaman banjir menjadi sedikit terobati. |
Pantura ''Biaya Perbaikan Rp 1 Miliar'' DADALNYA tanggul Sungai Pondoh di Desa Wanasari, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, beberapa hari lalu, telah menjadi perhatian khusus Pemkab Tegal. Menurut Kepala DPU Ir Sarsito, pihaknya telah menaruh perhatian secara serius atas kondisi tersebut. |
|
| Pantura Jengkel pada Suami Adik Ipar Dibunuh PEMALANG - Peristiwa memilukan terjadi pada keluarga Karyudi, warga Desa Kendaldoyong, Petarukan, Pemalang. Putra kelimanya, Slamet Parnoto (7) yang masih duduk di bangku kelas I sekolah dasar, dibunuh oleh menantunya dengan cara didorong ke sungai. Mayat korban ditemukan Jumat (6/2) petang lalu. |
Pantura 7 Kapal Ditangkap di Pulau Gusgus PEKALONGAN-Tujuh kapal nelayan asal Pekalongan ditangkap Armada Timur (Armatim) Surabaya di Pulau Gusgus, Bawean, Jawa Timur. Kapal beserta hasil tangkapan itu kemudian ditarik ke Banyuwangi dan ditahan hingga kini. Anak buah kapal (ABK) berangsur-angsur pulang, dan kini kapal tersebut hanya ditunggu beberapa orang. |
|
| Pantura Adpel Belum Kibarkan Bendera Hitam TEGAL-Musim paceklik masih dialami nelayan Kota Tegal. Gelombang besar akibat angin barat yang bertiup membuat ribuan nelayan belum berani melaut. Meski ombak besar, Administratur Pelabuhan Tegal menilai, kondisi itu belum mengkhawatirkan sehingga tak perlu mengibarkan bendera larangan berlayar, yang populer disebut bendera hitam. |
Pantura Wartiah Tabrakkan Diri ke KA BREBES-Beban hidup yang dihadapi Wartiah (35) agaknya dirasakan sangat berat. Karena itu, ketika tak kuat menanggungnya, wanita asal Desa Dukuhlo, Kecamatan Bulakamba, Brebes, itu nekat bunuh diri dengan minum 11 butir obat sesak nafas sekaligus. |
|
| Muria Kawasan Colo dan Menara Kudus Ditata
KUDUS-Potensi wisata di Kudus seperti kawasan Colo (Gunung Muria) dan Menara (Kudus Kulon) yang selama ini seolah kurang diperhatikan, mulai tahun 2004 ini akan ditata. |
Muria Tanggul Kali Sat Bobol Lagi PATI-Upaya Dinas Permukiman dan Prasarana (Diskimpras) Pati, untuk memperbaiki tanggul Kali Sat, di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, yang akhir November 2003 lalu bobol, akibat tak mampu menahan luapan air kali tersebut, tampaknya akan sia-sia. |
|
| Muria Pedagang Pasar Ancam Tinggalkan Kios
REMBANG-Para pedagang di Pasar Pamotan, Rembang khususnya yang menempati los dan kios, mengancam akan meninggalkan tempat jualannya. Pasalnya, mereka kesal atas ulah para pedagang liar yang berjualan seenaknya, misalnya menempati lokasi larangan. |
Muria Masih Terdapat 4.000 Ha Lahan Kosong di Blora MULAI 29 Desember 2003, ADM Perhutani KPH Blora, Ir Agus S Prastawa MM secara resmi berpindah tugas menjadi Administratur (Adm) di KPH Pekalongan Barat. Serah terima jabatan kepada penggantinya, yakni Ir Handoko Mulia (semula menjabat Kepala Seksi Perencanaan Hutan Wilayah II Yogyakarta), baru dilakukan Kamis (5/2) lalu. |
|
| Muria "Betapa Lama Kau Kutinggalkan" Tak Terasa Seribu Lagu Tercipta BETAPA lama kau kutinggalkan ... O lala O lala. |
Muria Bisa Rugikan Partai, Usulan Caleg Terpilih Berdasar Suara Terbanyak JEPARA-Usulan agar caleg terpilih ditentukan berdasarkan perolehan suara terbanyak yang dilontarkan PAC PKB Kecamatan Kota Jepara, sulit dipenuhi. |
|
| Kedu & DIY Ratusan Warga Butuh Air Bersih KEBUMEN-Ratusan warga pegunungan di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, Kebumen, selalu kesulitan air bersih. Apalagi sejak banyak mata air di desa itu dimanfaatkan warga yang mampu untuk keperluan air minum. |
Kedu & DIY Gagal Memeras, Bunuh Korban MAGELANG - Agung Santoso (30), warga Karanggading, Kota Magelang, Sabtu malam (7/2) tewas akibat ditusuk dada kirinya oleh seorang pemuda di depan kios buah Jalan Ikhlas. Peristiwa itu terjadi pukul 20.45. |
|
| Kedu & DIY Tali Asih bagi Anggota DPRD Jangan Dipaksakan MAGELANG - Pemberian tali asih kepada anggota DPRD hendaknya jangan dipaksakan. ''Harus melihat dulu aturannya. Jangan sampai karena dipaksakan harus ada, kemudian keluar dari aturan yang berlaku,'' tegas Ketua DPRD Kota Magelang, Tridjoko Minto Nugroho, kemarin. |
Kedu & DIY ''Polisi'' Bertato Naga Ditangkap Polisi BOROBUDUR-''Polisi'' bertato naga ukuran besar pada lengan kanan dan kirinya, Sabtu (2/7) dibekuk anggota Reskrim Polres Magelang. Tentu dia bukan polisi asli. Sebab, ketika disuruh hormat, baik sikap maupun caranya menghormat tidak seperti polisi asli. |
|
| Kedu & DIY Bawasda Kumpulkan Data PURWOREJO-Tim investigasi Badan Pengawasan Daerah (Bawasda) yang dipimpin pengendali teknis, Naryono SH, jadi memeriksa RSUD Purworejo. Kepala Bawasda Drs H Slamet Darsono MM mengatakan, tim diterjunkan sejak Jumat (6/2) hingga Sabtu (7/2). |
Kedu & DIY Ribuan Puyuh Mati
YOGYAKARTA-Ribuan burung puyuh di Kabupaten Kulonprogo dan Sleman mati diduga akibat terserang virus flu burung atau yang dikenal sebagai Avian Influenza (AI). Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Peternakan DIY, jumlah yang mati 7.000 ekor. |
|
| Kedu & DIY Peternak Rugi Rp 216 Juta/Hari YOGYAKARTA-Para peternak unggas khususnya ayam di DIY sangat terpukul akibat adanya virus flu burung atau dalam bahasa medisnya Avian Influenza (AI). Mereka mengungkapkan, setelah adanya kasus flu burung tersebut, mereka mengalami kerugian sampai Rp 216 juta/hari. |
Kedu & DIY Garam Tak Beryodium Dilarang Beredar BOROBUDUR - Semua garam konsumsi yang tidak beryodium dilarang beredar di Kabupaten Magelang. Sanksi terhadap pelanggar ketentuan itu diancam hukuman kurungan paling lama tiga bulan. |
|
| Banyumas Dikeluhkan, Harga Kayu Pinus Naik 40%
PURWOKERTO - Para pedagang dan perusahaan kayu di wilayah Banyumas sejak sebulan terakhir mengeluhkan kenaikan harga jual dasar (HJD) kayu pinus dari Perhutani. Kenaikan yang mencapai 40 % itu menyebabkan beberapa perusahaan beralih ke kayu rakyat, misalnya sengon. |
Banyumas Kelompok Tani Hutan Argo Wilis Tumbuhkan Minat Belajar dan Berusaha KEBERADAAN Kelompok Tani Hutan (KTH) Argo Wilis memberikan nuansa kehidupan yang berbeda bagi masyarakat Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Banyumas. Kelompok yang didirikan pada 1999 itu mengajak masyarakat setempat untuk bersama membangun hidup menjadi lebih baik melalui kegiatan kelompok belajar paket A, B, dan C serta kelompok belajar usaha. |
|
| Banyumas Ketua dan Anggota Panwas Mulai Diperiksa Polisi PURBALINGGA-Ketua Panwas Pemilu Purbalingga Muhammad Fauzan SH MH dan dua anggotanya, Toto Rusmanto dan Mudrik Zamzami, mulai diperiksa polisi di ruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purbalingga. Secara terpisah, ketiganya dimintai keterangan sebagai saksi dalam dua kasus berbeda. |
Banyumas Pedagang Burung Atmo Pawiro >Tak Terpengaruh Merebaknya Flu Burung MESKI penyebaran virus flu burung sudah masuk ke Provinsi Jateng, penyebaran virus yang menyerang hewan unggas dan dapat menular ke manusia itu tidak mengendurkan semangat Atmo Pawiro (91) dalam menekuni pekerjaannya. Yaitu berjualan berbagai jenis burung dengan naik sepeda keluar masuk kampung. |
|
| Banyumas Prajurit TNI Perlu Proaktif Antisipasi Kerawanan Pemilu PURBALINGGA - Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel CZI Sudirman SE mengatakan, secara nasional kondisi politik menjelang pemilu ini sudah mulai memanas karena masing-masing parpol sedang melakukan konsolidasi menghadapi kampanye. |
Banyumas Kedatangan Rombongan Haji Mundur 12 Jam BANJARNEGARA - Ratusan warga Kabupaten Banjarnegara yang akan menjemput orang tua atau saudara mereka yang pulang dari Tanah Suci, akhirnya pulang dengan tangan hampa karena sampai Minggu siang (8/2) rombongan yang ditunggu tak kunjung tiba. |
|
| Banyumas Pasar Dibangun, Pendapatan JustruTurun Rp 100 Juta CILACAP - Pembangunan sejumlah pasar utama di Kabupaten Cilacap, baik yang sudah selesai maupun yang belum, ternyata berdampak pada pendapatan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Cilacap dari retribusi pedagang. |
Banyumas TKI Cilacap Kirim Rp 195 Miliar CILACAP - Jumlah uang yang dikirim TKI asal Cilacap untuk keluarganya atau disebut remiten, dalam 2003 mencapai Rp 195 miliar. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat sejalan dengan semakin banyaknya TKI yang berangkat ke luar negeri. |
|
| Banyumas Angin Puting Beliung Sapu Banyumas
PURWOKERTO - Dalam waktu kurang lebih lima menit angin puting beliung menyapu sejumlah daerah di Kabupaten Banyumas, Minggu (8/2) siang sekitar pukul 12.15. Musibah tersebut menyebabkan dua orang tewas dan empat luka-luka. Selain itu, ratusan seng dan genteng rumah warga juga berantakan di sapu angin yang datang berputar-putar tersebut. |
Banyumas Puluhan Pemilih Nasibnya Terkatung-katung
PURWOKERTO - Empat puluh 40 pemilih dari Desa Karangte-ngah dan Kramat Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas, seorang di antaranya seorang calon anggota legislatif (caleg), sampai saat ini nasibnya terkatung-katung. Mereka ternyata belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) ataupun daftar susulan. |
|
| Banyumas Tamu Hajatan pun Kalang Kabut MUSIBAH angin puting beliung yang menyapu sejumlah daerah di Kabupaten Banyumas, kemarin siang, mambuat panik sebagian besar warga. Pasalnya, kedatangan angin yang berputar-putar dengan cepat itu membuat pepohonan meliuk-liuk. Kedatangannya juga tidak diduga sebelumnya, dan hanya dalam waktu lima sampai 10 menit. Namun berdampak luar biasa. |
Banyumas Kampanye Makan Ayam Lima Menit, Ayam Goreng Langsung Ludes PURWOKERTO-Kampanye makan daging ayam yang digelar peternak dan pedagang ayam di Alun-alun Kota Purwokerto berlangsung cukup sukses, Sabtu (7/2). "Hanya dalam tempo lima menit, ayam goreng yang kami sediakan langsung ludes," kata Handoyo, sponsor kegiatan itu. |
|
| Banyumas Pemerintah Dituntut Serius Menangani Flu Burung PURWOKERTO-Kalangan mahasiswa peternakan yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) Wilayah III Jateng-DIY menggelar aksi unjuk rasa, Sabtu (7/2). Mereka menuntut keseriusan pemerintah dalam menangani kasus flu burung dan transparan dalam penyaluran dana kompensasi. |
||