logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 9 Februari 2004 Surat Pembaca  
Line

Kecewa Siemens

Saya beberapa waktu lalu membeli HP baru Siemens C60 bergaransi resmi. Selang 4 hari HP rusak atau mati total dan saya bawa ke Siemens Service Center di Solo. Saya disuruh menunggu 2 minggu, ternyata setelah waktu habis belum jadi.

Saya disuruh menunggu satu bulan, tapi lagi-lagi setelah waktunya HP belum jadi lagi dan disuruh menunggu lagi 2 bulan. Ketika saya tanya alasannya, mereka menjawab: "C60 produk baru, jadi agak lama memperbaikinya''.

Gimana Siemens. Kenapa nggak diganti dengan yang baru saja. Kalau begitu saya merasa dirugikan. Kalau belum siap meluncurkan produk baru, lebih baik ditunda daripada mengecewakan.

Andrian Ardhyanto
Jl Raya Jiken 28 Rt 2/Rw 13 Jiken, Blora 58372

***

Cari Jodoh Gratis

Kami klub sosial yang memiliki anggota ratusan muslimah dari penjuru Nusantara. Jika Anda belum menikah atau yang ingin menikah karena alasan yang mendesak dan prinsip, bisa mencari calon isteri di klub kami.

Syarat muslim taat, sudah bekerja dan sehat jasmani rohani dan lainnya serta tidak dipungut biaya. Kirimkan ke Klub Keluarga Syurgawi Jl Gedung Batu Utara III/10, RT 3/RW 7 Semarang Barat.

Imam H Marsono
Manager

***

Kesediaan Membantu Orang yang Kesulitan

Saat saya akan ke rumah teman di Tanggul Mas Semarang, jalan yang saya lewati cukup berliku dan sempit sehingga kebingungan. Untung di suatu gang ada seorang bapak yang sedang membersihkan selokan. Saya bertanya dan dengan ramah dia memberitahu arah yang ingin saya tuju.

Saya berterima kasih kepada bapak tersebut. Dari contoh yang begitu sederhana ini, saya ingin mengimbau kepada semua agar mau membantu orang yang sedang kesulitan. Entah kebingungan mencari alamat, atau apa pun untuk hal positif dan yang terpenting jangan mengharapkan imbalan.

Octavianus Gesit
Jl Sompok Baru 106 Semarang

***

Telkomsel Sangat "No Compromize"

Saya dan mungkin Anda pun merasa senang dengan keluarnya simPATI Zone edisi perdan karena bisa berbagi rasa, opini, quiz & games. Nah, dari seabrek fitur, mungkin fitur quiz yang paling disukai karena ditawarkan hadiah mengggiurkan. Saya sering ikutan kendati jarang menang dan menghabiskan pulsa tapi no problem.

Namun saya kecewa ketika ikut quiz techno zone/TZ via sms 6688. Karena setelah menjawab pertanyaan pertama saya dapat sms dari 6688 yang mengharuskan saya mendaftar dengan mengetik TZ. Padahal hal tersebut sudah dilakukan sebelum dapat pertanyaan pertama.

Logikanya saya nggak bakalan dapat pertanyaan jika belum mendaftar. Karena penasaran, saya coba mendaftar lagi dan hebatnya dengan kecanggihan teknologi Telkomsel hal tersebut terulang kembali (bukti masih di memori Hp).

Memang cuma hilang pulsa Rp 2.000 tapi kalau semua simPATI zoner mengalami berapa ya yang didapat perusahaan. Terjawab sudah kenapa slogan diubah menjadi No Compromize, No Problem (nggak kompromi dan nggak masalah) walau pelanggan rugi. Gimana simPATI.

Heru K
Jl Sido Drajat III/ 57, Semarang

***

Berlomba Amankan Daerah Sendiri

Terbetik kabar RRC telah melaksanakan otonomi daerah dengan baik. Kongkretnya tiap gupernur berlomba mengamankan daerahnya dengan tujuan menarik modal asing dalam rangka pembangunan industri dan menyediakan lapangan kerja bagi penduduknya.

Falsafahnya, laron. Laron akan mendatangi tempat yang terang. Jadi kalau suatu kota dibikin terang (dalam arti sosial yaitu aman dan tenteram) maka modal asing akan masuk dengan sendirinya tanpa harus dilakukan halo-halo. Jaminan yang diberikan pemerintah adalah keamanan, kepastian hukum dan jauh dari ekonomi biaya tinggi (pungli dan sebangsanya).

Cita-cita tersebut didukung pemerintah pusat dengan seperangat tatanan sosial yang ketat. Perbuatan pidana yang diancam dengan hukuman mati antara lain. anarkisme (dianggap pengkhianatan terhadap cita-cita nasional yaitu tata tentrem kerta raharja), pengedar narkotik, memiliki senjata gelap dan korupsi (mencuri uang negara).

Daerah pantai Guanzu 20 tahun lalu belum ada apa-apanya, perumahan dan apartemen belum ada. Tetapi sekarang sudah menjadi daerah elite dengan perumahan dan apartemen mahal berkat banyaknya modal asing yang mendirikan pabrik.

Bahwa politik right or wrong my country dan pintu terbuka dari RRC kiranya perlu kita tiru. Dan mengapa Sony hengkang dari Indonesia harus menjadi pelajaran bagi kita.

Moegono SH
Jamsaren 60, Surakarta

***

Syarat Caleg Terlalu Mudah

Akhir-akhir ini diberitakan caleg berijazah palsu dan masyarakat antusias mencalonkan diri karena syaratnya hanya ijazah SMU. Dengan syarat yang terlalu mudah dan ringan itu di sana-sini sering mendengar terjadi pemalsuan ijazah.

Bangsa ini makin hari terus mandapatkan persoalan baru yang makin meresahkan masyarakat. Padahal pemimpinnya berpendidikan tinggi, tetapi sulit memecahkan persoalan bangsa. Mungkin tidak ada keseriusan dan mereka hanya memikirkan kapentingan pribadinya.

Apabila bangsa ini nantinya dipimpin orang - orang yang berpendidikan rendah dan tidak berpotensi membangun. Masyarakat butuh wakil-wakil rakyat yang cerdas, jujur serta bertanggung jawab serta memiliki potensi atau metode membangun dengan menggunakan sistem yang baik, bukan asal-asalan.

Saran, syarat caleg minimal berpendidikan D3 dan siap membangun bangsa dan negara yang dilandasi pemikiran cerdas dan berakhlak baik serta memegang teguh UU.

Ahmad Yahya
Berahan Wetan Rt 4/Rw 5 Demak

***

Bush Arogan

George Walter Bush makin hari ternyata makin arogan, makin adigang-adigung-adiguna. Terakhir lewat pidatonya di depan parlemen Amerika, dia menyatakan USA adalah pemimpin dunia dan dengan kebijakannya yang tak memerlukan dukungan internasional dia merasa telah membuat dunia lebih aman dan lebih baik.

Memangnya siapa dia, memangnya siapa Amerika, sehingga merasa menjadi pemimpin dunia. Benar-benar memuakkan. Bagi calon pemimpin/presiden RI, saran saya jangan tiru sikap yang tidak terpuji ini. Jadilah pemimpin yang adil, bijaksana, jujur, cerdas dan rendah hati.

Andriyan Dheni K
Kebonagung 17, Demak

***

Malibu 62 Minta Maaf

Manajemen dan staf Malibu 62 Studio cabang Semarang mohon maaf kepada Sdri Retno Christy Yaniar dan rekan yang kecewa pelayanan kami.

Saat Sdri datang 25 Januari 2004 kebetulan studio sedang penuh pengunjung sehingga yang melayani Sdri hanya pegawai dalam masa training. Dia tidak memahami mekanisme pelayanan antrean di sini.

Kami bahagia atas kebesaran hati Sdri yang menerima permohonan maaf kami via telepon dan terima kasih atas masukannya serta mempercayakan kebutuhan fotografi kepada kami.

Benny Dharmawan
Kepala Cabang Malibu 62 Studio Semarang


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA