
| Senin, 9 Februari 2004 | Sala |
Ramai-ramai Mencebur ke Kali BoroJAGALAN - Kerja bakti masal bertajuk "Ayo Jadikan Solo Royo-royo", mendapat sambutan antusias dari seluruh komponen masyarakat di Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Antusiasme masyarakat itu terlihat saat berlangsung pembersihan sampah di sepanjang Kali Boro, Jalan Suryo, dan Jalan Gotong-royong, Minggu (8/2) pagi kemarin. Lokasi itu memang menjadi titik sentral dari kegiatan kerja bakti massal yang diselenggarakan di wilayah kelurahan tersebut. Sejak pukul 06.30, warga yang berjumlah sekitar 500-an orang terlihat sudah berkumpul di tiga lokasi tersebut. Mereka berbaur bersama sejumlah anggota TNI AD dari Yonif 417 Kostrad, Koramil, Lanud Adi Sumarmo, dan Polsekta Jebres, yang juga ikut mendukung terlaksananya kegiatan itu. Kerja bakti massal itu juga mendapat dukungan dari perwakilan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Surakarta, Hansip dari kelurahan Jagalan dan Kecamatan Jebres, perangakat kelurahan se-Kecamatan Jebres, LDII, MTA, serta perwakilan dari SDN 84 Kalangan dan SDN 25 Kampung Sewu.
Begitu dibuka secara resmi oleh Muspika Jebres yang diwakili Danramil Jebres Kapten Inf Supardi sekitar pukul 07.00, masyarakat dari berbagai kalangan yang berkumpul langsung bahu-membahu melakukan bersih-bersih. Aliran Air Di sepanjang Jalan Suryo dan Jalan Gotong-royong, selain dilakukan pembersihan lingkungan juga dilakukan penghijauan. Warga menanam berbagai jenis pohon seperti mangga, rambutan, mahoni, dan tanaman-tanaman produktif lain yang merupakan sumbangan dari sejumlah donatur. "Khusus untuk tanaman buah, perawatan dan pengelolaan selanjutnya kami serahkan kepada RW masing-masing," papar Lurah Jagalan, Sumadi. Sementara itu di sepanjang Kali Boro, puluhan warga setempat bersama dengan anggota Yonif 417, Lanud Adi Sumarmo, Koramil, dan komponen lain, ramai-ramai njegur (terjun) ke kali. Di sungai yang sering meluap pada waktu hujan tersebut mereka membersihkan sampah dan rumput-rumput liar. Sebagian ada juga yang mengepras gundukan-gundukan tanah untuk memperlancar aliran airnya. Dalam beberapa saat, Kali Boro pun menjadi bersih. Sepanjang bantarannya juga tak luput dari kegiatan bersih-bersih tersebut. "Melihat kenyataan seperti ini, saya sangat puas sekaligus salut kepada semua pihak yang telah membantu kerja bakti massal ini. Terima kasih yang sedalam-dalamnya kami sampaikan kepada mereka semua," ujar Sumadi. (G18,G19-86n) |