
| Senin, 9 Februari 2004 | Jawa Tengah - Banyumas |
Pemerintah Dituntut Serius Menangani Flu Burung
PURWOKERTO-Kalangan mahasiswa peternakan yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) Wilayah III Jateng-DIY menggelar aksi unjuk rasa, Sabtu (7/2). Mereka menuntut keseriusan pemerintah dalam menangani kasus flu burung dan transparan dalam penyaluran dana kompensasi. Aksi digelar di Alun-alun Purwokerto sesaat setelah berlangsungnya acara kampanye aman mengomsumsi daging ayam oleh pengusaha dan pedagang ayam, yang tergabung dalam paguyuban Masyarakat Peternakan Banyumas (Masterbas). Unjuk rasa diikuti sekitar 30 mahasiswa, termasuk perwakilan Senat Fakultas Peternakan di Jateng-DIY. Dengan memakai jaket almameter kampus, mereka berorasi bergantian sebelum membacakan pernyataan sikap serta memberikan pernyataan itu ke DPRD dan Bupati. Ismapeti menuntut pemerintah agar dana kompensasi kasus flu burung Rp 212 miliar disalurkan dengan cepat, termasuk pendistribusiannya juga harus jelas. Sebab, lanjut mereka, saat ini peternak membutuhkan suntikan modal untuk mengembalikan keterpurukan mereka. Kordinator Ismapeti Wilayah III Dwi Sunu Raharjo mengatakan, pendistribusian dana kompensasi harus diprioritaskan bagi kalangan peternak kecil. Pendistribusian juga harus diikuti dengan pengawasan yang ketat. "Kebijakan ini juga harus segera disosialisasikan secara merata kepada kalangan peternak. Kalau informasi hanya diketahui peternak-peternak besar mungkin mereka yang bakal mendapatkannya," ujarnya. Ismapeti juga menuntut adanya keterlibatan pihak-pihak yang independen dalam pendampingan (advokasi) peternak, proses pendataan kerugian, dan jumlah ayam yang mati ataupun pengawasan pendistribusian dana kompensasi Avian Influenza (AI). Kalangan peternakan juga diminta jujur dalam proses pelaporan kasus dan pengajuan klaim dana kompensasi. "Agar semua berjalan dengan baik tanpa ada penyimpangan, maka semua pihak baik pemerintah, kalangan peternakan maupun masyarakat harus bisa menyamakan persepsi. (G22-81s) |