logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 9 Februari 2004 Jawa Tengah - Muria  
Line

Pedagang Pasar Ancam Tinggalkan Kios

  • Besok Mulai Ditertibkan

REMBANG-Para pedagang di Pasar Pamotan, Rembang khususnya yang menempati los dan kios, mengancam akan meninggalkan tempat jualannya. Pasalnya, mereka kesal atas ulah para pedagang liar yang berjualan seenaknya, misalnya menempati lokasi larangan.

"Pokoknya kalau Pemkab Rembang tidak segera menertibkan pedagang liar, kami akan boyongan ke tempat lain," ucap salah seorang pegagang yang dibenarkan oleh beberapa pedagang lainnya di Pasar Pamotan, kemarin.

Mereka juga menyayangkan sikap petugas pasar yang tidak tegas menghadapi para pedagang liar. Para pedagang liar itu berjualan di sembarang tempat dan tidak sedikit yang menggelar dagangannya di depan pasar.

Karena banyak pedagang liar yang berjualan di depan pasar, pengunjung enggan masuk ke pasar. Akibatnya para pedagang yang menempati los dan kios di dalam pasar kehilangan pelanggan. Bahkan belakangan ini cenderung sepi pembeli.

Sebenarnya, keadaan seperti itu sudah berlangsung cukup lama. Beberapa bulan lalu para pedagang resmi pernah melakukan protes dengan cara menutup los dan kiosnya. Kemudian Pemkab mengumpulkan para pedagang guna mencari jalan penyelesaian. Setelah itu mereka mau berjualan kembali.

Namun, beberapa bulan terakhir ini para pedagang liar kembali berulah. Petugas pasar diam saja, sehingga dari hari ke hari jumlah pedagang liar semakin banyak.

"Coba lihat sendiri, yang ramai pengunjungnya cuma di luar pasar, sedangkan di dalam sepi," kata Yanto (45), salah seorang pedagang di salah satu kios pasar.

Dikenai Retribusi

Beberapa pedagang liar ketika dihubungi mengakui tak mempunyai tempat berjualan di dalam pasar. Karena itu, mereka menempati lahan-lahan kosong di luar pasar. Meski demikian, mereka tak mau disebut sebagai pedagang liar, karena setiap hari dikenai retribusi.

Asisten II Sekwilda Hamzah Fatoni SH membenarkan adanya masalah tersebut. Pihaknya sudah rapat bersama pihak terkait, termasuk mengundang perwakilan pedagang Pasar Pamotan. Hasil rapat tersebut menyepakati mulai Selasa besok (10/2) akan dilakukan penertiban pedagang liar yang berjualan di depan pasar.

"Saya berharap semua pedagang mau kembali berjualan di tempat yang disediakan di dalam pasar," tandasnya.(jl-14k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA