logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 9 Februari 2004 Budaya  
Line

Ska Tipe-X, Hip-hop Mitra Squad

SEKALI datang, beberapa jenis musik tersajikan. Ya! A Mild Live Production bertajuk "War is Over", di Ventura Cafe, Sabtu (7/2) mulai pukul 19.00 menggelar empat kelompok musik. Satu di antaranya grup musik ska, Tipe-X.

Sebuah kemasan hiburan yang cukup menarik, juga kreatif karena memadukan beberapa jenis musik yang digemari kawula muda dalam panggung yang sama.

"Kami memang selalu ingin menghibur kawula muda dengan sajian musik berkualitas. Event A Mild di Ventura Cafe memang selalu dikemas menarik dan kreatif," kata Panut Margono, area koordinator PT HM Sampoerna Semarang.

Acara yang dikemas Planner Community itu dibuka oleh penampilan Bogomip, sebuah band kampus di Semarang, sekitar pukul 19.00. Setelah itu, tampil band kampus lainnya, yaitu Dhadoz yang menampilkan jenis musik rock.

Tipe-X mulai tampil pada pukul 22.00, menyajikan 15 lagu dari ketiga album mereka. "Salah Pilih" membuka tampilan grup yang digawangi Tresno (vokal), Yoss (gitar), Billy (gitar), Micky (bas), Adhi (drum), Andi (saksofon), Egi (additional trumpet), dan Anto (additional trombone)

Lagu pembuka itu sekaligus menjadi magnet bagi para pengunjung untuk merapat ke depan panggung. Sebelumnya mereka masih duduk di bangku-bangku atau menepi di beberapa areal kafe. Mereka berjoget mengikuti irama saksofon yang mengalun dalam tingkahan patah-patah terompet dan geberan pelan trombon yang menjadi penengara jenis musik ska, di samping tentu saja permainan instrumen lain seperti gebukan drum dan tarikan vokal Tresno.

Meskipun gaya berpakaian pemusik dan pengunjung tak mencirikan warna karnaval, suasana yang tercipta ketika itu boleh dibilang bernuansa karnaval, hal yang disebut-sebut sebagai pelahir jenis musik ska.

Kekentalan warna karnaval ska itu semakin jelas ketika Tipe-X memainkan lagu "Salam Rindu". Koor bersama tercipta bersamaan dengan lantunan vokal Tresno. Itu juga terjadi pada lagu "Sakit Hati" dan "Pacar yang Baik" sebagai pemungkas penampilan Tipe-X. Dua lagu itu pula yang banyak diminta pengunjung, bahkan ketika Tipe-X baru menampilkan beberapa lagu pembuka.

Bertahan

Sebagai grup musik ska, Tipe-X memang mampu bertahan. Meski dalam perbincangan musik di Indonesia, jenis musik itu dianggap sekadar "numpang lewat". Tahun 1999, Tipe-X melahirkan album perdana bertajuk Skaphobia yang melejitkan hits "Genit" dengan angka penjualan lebih dari 300 ribu kopi. Dua tahun berikutnya, muncul album kedua berjudul Mereka Tak Pernah Mengerti, dan lebih sukses dari yang pertama. Tahun lalu, album ketiga berjudul Super Surprise yang di antaranya memiliki hits "Pacar yang Baik".

Penampilan Mitra Squad setelah Tipe-x juga menarik untuk dinikmati. Antusiasme penonton sebergairah ketika musik ska tersaji. Dalam 20 lagu yang disajikan band asal Semarang itu, beberapa lagu bernuansa hip-hop tak termungkiri menjadi pemikat untuk berjoget.

Lihat ketika lagu "Alhamdulillah" milik Thoo Pat, atau "Just A Lil'Bit" dimainkan. Selain tentu saja, sebuah lagu karya Mitra Squad yang tengah dipersiapkan untuk dirilis, yaitu "Smara". (Saroni Asikin-79)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA