logo SUARA MERDEKA

Line
 INDEKS BERITA HARI INI Sabtu, 7 Februari 2004 
Line


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin

OPINI

TAJUK RENCANA :
Spekulasi di Sekitar Vonis Akbar

- Untuk kedua kali vonis kasasi Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tanjung ditunda. Sekarang dijanjikan akan dibacakan pada 12 Februari mendatang. Penundaan ini tentu menimbulkan spekulasi-spekulasi baru. Setidaknya semakin kuat dugaan tentang adanya tarik-menarik kepentingan, terutama politik, dalam kasus ini. Terbukti betapa lama prosesnya, sampai pembacaan tertunda dua kali dari jadwal yang ditetapkan.

pembatas TAJUK RENCANA :
Melawan Teroris Butuh Kerja Sama Dinamis

- Betapa sulit menggalang kerja sama dalam menanggulangi terorisme tergambar dalam pertemuan di Bali yang berakhir Kamis lalu. Dua hambatan utama adalah sistem hukum yang berbeda dan kepentingan nasional tiap-tiap bangsa. Pertemuan tingkat menteri yang membidangi antiterorisme itu diikuti 250 utusan dan diketuai bersama Indonesia-Australia.

pembatas
KARANGAN KHAS :
Hambatan Perbankan Syariah
Oleh: Bedjo Santoso

PERBANKAN di Indonesia mengalami perkembangan baru. Itu ditandai kehadiran sistem perbankan berbasis Islam atau syariah yang berlandaskan bagi hasil (profit sharing) yang dimulai Bank Muamalat Indonesia (BMI) beberapa tahun silam. Perkembangan itu patut disambut gembira karena sebagian umat Islam Indonesia ragu-ragu bermuamalah dengan perbankan konvensional berbasis bunga.

pembatas KARANGAN KHAS :
Banjir dan Rusaknya Sistem Hidrologi
Oleh: Tri Jaka Kartana

BANJIR tak dapat dicegah keberadaannya. Pemerintah bersama masyarakat hanya dapat meminimalkan melalui penerapan kaidah-kaidah konservasi tanah dan air yang berkelanjutan. Berbagai normalisasi sungai dengan dana proyek miliaran rupiah ternyata belum dapat mengatasi masalah banjir tahunan di kawasan pantai utara (pantura).

pembatas
SURAT PEMBACA
Kita Makin Parah

Dari banyak peristiwa lalu, dapat ditarik kesimpulan bahwa keadaan negeri ini makin parah dan tidak menentu misalnya perbankan, teror, pemborosan, kerusakan lingkungan, PHK dan sebagainya. Nature mancy menunjukkan adanya kebakaran hutan, badai, banjir, gempa. Ini terutama di negara yang imperialistik, penindasan dan peperangan, epidemi, pendaratan robot di planet Mars dan sebagainya memberikan gambaran bahwa kita ibaratnya sedang memasuki padang pasir.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA