logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 7 Februari 2004 Sala  
Line

Malam Hari, Slamet Riyadi Bisa seperti Malioboro

SOLO- Jalan Slamet Riyadi pada malam hari, menurut Dr Yetti Sarjono, perlu dikonsep secara lebih jelas untuk mendukung pariwisata Solo. Staf pengajar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu mengusulkan, sepanjang jalan protokol yang saat ini terang benderang pada malam hari itu, dibuat seperti Jalan Malioboro Yogyakarta atau Kya-kya di Surabaya.

Pemberdayaan jalan itu pada malam hari akan semakin menambah daya tarik kota tersebut. Tetapi untuk mewujudkannya perlu ada perencanaan terpadu. Misalnya, awalnya perlu dilakukan pemetaan terhadap para pedagang kaki lima yang nantinya akan menggunakan jalan tersebut.

''Saat ini kan sudah ada penjual makanan di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, tetapi belum terlihat terpadu sehingga belum menarik perhatian wisatawan. Padahal wajah Kota Solo ada di ruas jalan itu. Maka, perlu pemberdayaan pada malam hari sehingga nantinya kota terlihat lebih hidup,'' ungkapnya, kemarin.

Dia juga menjelaskan, di pinggir sepanjang jalan itu perlu dilakukan penataan. Selain pedagang makanan, perlu juga ditambah pedagang cendera mata, pedagang oleh-oleh, serta sejumlah kebutuhan lain.

Dengan cara tersebut, para pedagang sektor infomal akan tertampung tetapi tetap tertata dengan baik, sehingga selanjutnya PKL tidak lagi memunculkan permasalahan.

Pada bagian lain dia mengatakan, dengan pemberdayaan jalan maka wisatawan yang datang di Solo dan hanya punya waktu malam hari untuk berjalan-jalan, akan mengunjungi tempat tersebut.

''Solo kan juga merupakan kota persimpangan jalan, sehingga mereka yang melintasi kota itu cukup banyak. Jika ada tempat yang representatif untuk singgah, seperti di Jalan Slamet Riyadi, tentunya mereka akan singgah sejenak,'' jelasnya.

Dia menambahkan, guna mendukung pemberdayaan jalan tersebut pada malam hari, perlu juga ditambah dengan atraksi-atraksi seni. Di Solo, lanjutnya, cukup banyak aktivitas seni. Jika ada tempat memadai, aktivitas seni itu akan semakin menyemarakkan kota Solo. Selain itu juga akan mengukuhkan Solo sebagai kota budaya.(F11-86s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA