logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 7 Februari 2004 Berita Utama  
Line

DPR Mendatang Memprihatinkan

  • Masih Banyak Diisi Orang Lama

JAKARTA- Apabila sepak terjang para wakil rakyat di DPR dewasa ini memprihatinkan karena suka membolos dan bahkan banyak ber-KKN, masyarakat seharusnya bersiap-siap untuk kecewa bila DPR hasil Pemilu 2004 pun tidak akan jauh berbeda. Penyebabnya, anggota DPR sekarang masih banyak yang menjadi caleg tetap dalam pemilu mendatang.

Demikian dikemukakan anggota Komisi II DPR Julis Usman seusai diskusi "Pro-Kontra Politikus Busuk" di kantor KAHMI Jalan Madiun Menteng Jakarta Pusat, Jumat (6/2). "Sebagian besar caleg tetap adalah anggota DPR yang menjabat saat ini. Padahal, kinerja DPR saat ini sering diragukan masyarakat," tandas Julius. Apabila mereka terpilih lagi, tentu suasana lembaga tersebut tidak akan berbeda dari sekarang.

Anggota DPR dari PDI-P itu juga mengakui, anggota DPR di Senayan lebih banyak membawa suara partai daripada suara masyarakat konstituennya. "Hal yang sering digugat masyarakat adalah tingginya tingkat ketidakhadiran mereka dalam persidangan, dan adanya beberapa anggota yang dilaporkan ke polisi dengan indikasi terlibat suap. Misalnya dalam kasus divestasi Bank Niaga (BPPN dengan Komisi IX-Red)," paparnya.

Bagaimana agar DPR sekarang tidak lagi diisi orang-orang yang sama? "Sebaiknya pemilu ditunda pelaksanaannya," ungkap Julius, mantan orang PUDI pimpinan Sri Bintang Pamungkas itu.

Dia berpendapat, penundaan pemilu perlu untuk memberikan waktu bagi revisi UU Pemilu yang disusun tergesa-gesa sehingga banyak pasal yang saling tumpang tindih. Dan parahnya, UU itu disusun oleh anggota DPR yang patut dipertanyakan kredibilitasnya.

"Tunda pemilu, perbaiki UU. Dan, perbaikan ini harus mengarah pada penjaringan caleg yang benar-benar kredibel," saran Julius yang kini tergabung dalam PNBK pimpinan Erros Djarot. (dtc-69j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA