
| Sabtu, 7 Februari 2004 | Berita Utama |
Pinjam Pemimpin
JAKARTA-Ada ide unik dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Ma'arif. Dia mengusulkan pinjam orang lain untuk memimpin bangsa ini, jika pemilu tidak dapat menghasilkan pemimpin nasional yang baik. "Kalau pemilu yang akan datang tidak menghasilkan pemimpin nasional seperti yang kita harapkan, ada usul usil, kita pinjam orang lain jadi pemimpin." Demikian kata Syafii sambil tersenyum lebar kepada wartawan di sela-sela acara pembukaan Rembug Nasional Angkatan Muda Muhammadiyah di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jalan Menteng Raya Jakarta Pusat, Jumat (6/2). Namun dia tidak ingin berpikir pemilu akan gagal. Menurutnya, sampai saat ini ancaman pemilu akan gagal sangat sedikit. Golput yang terhitung dapat menggagalkan pemilu pun jumlahnya tidak signifikan, paling banyak hanya 5 persen. Mengenai persiapan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mengantisipasi Pemilu gagal, menurut Syafii, bila disiapkan sekarang nanti malah ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan pemilu. "Sebab, situasi saat ini ketidakpercayaan sangat tinggi, terutama antarkelompok. Saya berharap pemimpin hasil pemilu nanti mempunyai komitmen untuk perbaikan bangsa," katanya.(dtc-78t) | |||||