logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 7 Februari 2004 Berita Utama  
Line

''Mabes Polri Akan Dibom''

JAKARTA-Malaysia menyampaikan kabar gawat. Indonesia akan kembali menjadi sasaran pengeboman. Target utamanya adalah Mabes Polri. Pelakunya Dr Azahari dan Noor Din Moh Top yang kini masih buron.

Kabar dari Malaysia itu disampaikan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar kepada wartawan, usai shalat jumat di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (6/2).

''Baru-baru ini dari Malaysia kami mendapat informasi bahwa orang yang terkait kelompok bom Bali, bom Marriott dan di tempat lain masih ingin melakukan kembali serangan terhadap Indonesia utamanya di Mabes Polri,'' kata Kapolri.

Kabar tersebut sebenarnya bukan berita yang mengagetkan lagi bagi Mabes Polri. Sebelumnya, Polri telah menemukan indikasi Azahari dan Noor Din akan kembali melakukan serangan. Dari keterangan sejumlah tersangka bom yang tertangkap, Mabes Polri disebut-sebut sebagai target utama.

Polri sendiri, kata Da'i, hingga kini terus memburu dua orang yang ahli merakit bom tersebut.

Kapolri juga menuturkan, hingga kini sampai 2005, Polri terus melakukan pelatihan antibom di Mega Mendung, Jawa Barat. Diharapkan tahun 2005, Tim Detasemen 88 (tim antiteror) terbentuk.

''Tadi saya juga menerima Dubes keliling AS dan karena kami ada kerja sama dengan AS beliau juga akan melihat tempat pelatihan di Mega Mendung,'' tutur Kapolri.

Sebagaimana diketahui Tim Detasemen 88 nantinya akan berada langsung di bawah Kapolri dan di bawah pengawasan Direktur VI/Antiteror Mabes Polri Brigjen Pol Pranowo.

Kapolri juga menambahkan, pertemuan tingkat menteri di Bali yang membahas terorisme menghasilkan Jakarta Center for Law Enforcement Agency. Lembaga ini nantinya akan memberikan pelatihan antara lain pelatihan forensik.(dtc-78)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA