logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 7 Februari 2004 Berita Utama  
Line

Stabilitas Politik Mutlak Diperlukan

BANDUNG- Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan pembangunan ekonomi tidak mungkin dicapai dalam kondisi politik yang tidak stabil. Kestabilan politik merupakan kunci sukses negeri tetangga itu dalam membangun dirinya.

"Oleh karenanya, tidak perlu khawatir dengan kemungkinan ditumbangkan, lantaran itu dapat menumpu kepada pemerintahan yang baik dan pembangunan negara. Pemerintahan yang stabil dan kukuh inilah yang saya warisi," katanya.

Hal tersebut disampaikan Dr M saat memberikan orasi ilmiahnya pada acara penganugerahan gelar doktor kehormatan dalam bidang ilmu ekonomi pembangunan kepadanya dari Universitas Padjadjaran, di Bandung, kemarin.

Sebelum mengantarkan orasinya, Mahatir yang didampingi istrinya, Siti Hasma, menjalani prosesi adat setempat secara sederhana melalui gelar tarian beserta tetabuhan dari gedung rektorat ke graha tempat acara berlangsung.

Selama itu, dia yang terbang langsung dari Malaysia menuju ke Bandung selalu mengembangkan senyumnya. Terlebih saat melihat anak yang memerankan tingkah orang tua.

Aplaus meriah terdengar saat dia mengawali prosesi adat, tiba di tempat acara, saat memulai orasi dan menutupnya.

Dalam orasinya, Mahathir mengucapkan terima kasih kepada pendahulunya, yakni tiga PM sebelum dirinya yang telah meletakkan dasar-dasar yang membuat Malaysia berkelas dalam pembangunan ekonominya 20 tahun lebih.

"Beliau menciptakan kerja sama antara bumiputra dengan rakyat keturunan Cina dan India, sehingga dapat meredakan permusuhan biasa antarmereka," katanya tentang peran PM pertama, Allahyarham Tunku Abdul Rahman.

Dengan adanya kebersamaan, termasuk mewadahinya dalam badan politik lewat UMNO sebagai partai terbesar di sana, semua pihak dapat mempertahankan kepentingannya masing-masing, tetapi tetap mampu berkerja sama dalam perkara-perkara yang mempunyai kepentingan bersama.

Pendekatan ini terus berjalan baik. Partai-partai dan suku-suku kaum akhirnya bergabung dalam Barisan Nasional. Dengan demikian, tercipta mayoritas yang besar di parlemen dan stabilitas politik, faktor-faktor yang menyumbangkan peran besar bagi pembangunan ekonomi.

Abaikan Barat

Mahatir mengungkapkan, untuk pertumbuhan ekonomi yang pesat perlu pemerintahan yang cakap dan tersusun dengan baik. Juga tak kalah penting, untuk bekerja sama erat dengan swasta dan elite pekerja.

"Termasuk membantu syarikat-syarikat (perusahaan) besar dan kecil dengan pelbagai cara supaya mereka maju," katanya.

Untuk hal tersebut, dia mengakui mendapat kritik dari Barat. Jika syarikat untung karena berurusan dengan kerajaan dipermudah dan dipercepat, ujar Mahathir, yang menikmati keuntungan adalah kerajaan juga.

"Kami menolong semua, tapi tidak semua yang berjaya dan menjadi terkenal. Namun anehnya yang dikatakan berjaya adalah kroni kerajaan. Ini pendapat orang Barat yang tidak senang dengan kemajuan Malaysia," tegasnya. (dwi-58j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA