logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 7 Februari 2004 Semarang & Sekitarnya  
Line

Angpau Dewa Rezeki Harus Disimpan

SALATIGA - Perayaan Capgome 2555 di Kota Salatiga Kamis (5/2) malam lalu, berlangsung meriah. Ratusan umat memenuhi Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Hok Tek Bio di Jalan Letjen Sukowati tampak bersuka cita. Lebih-lebih saat ditampilkan Ceng Ge berupa Dewa Rezeki (Jay Shen Ya), Dewi Kwan Im, serta Putri Raja, mereka bertambah bergembira. Dewa Rezeki diperankan Erwan SH, Dewi Kwan Im (Hemmy The) dan Putri Raja (Henny). Ketika Dewa Rezeki membagi-bagikan angpau, sejumlah anak terlihat tak sabar dan berusaha merebutnya.

Humas TITD Go Soe Hien menjelaskan, mereka yang memperoleh angpau, uangnya tak boleh dipergunakan untuk membeli sesuatu. Namun, harus disimpan di dompet atau di tempat penyimpanan uang.

"Menurut kepercayaan kami, angpau tersebut akan memperlancar rezeki. Sesuai dengan kepercayaan, Dewa Rezeki akan memberikan rezeki kepada manusia. Ya, mudah-mudahan saja mereka yang memperoleh angpau akan mudah mendapatkan rezeki," kata Soe Hien.

Sebelum berlangsung acara hiburan yang diselenggarakan pemuda-pemudi TITD, panitia menghibur warga dengan atraksi barongsai dari Perkumpulan Nagamas, Salatiga. Tak seperti dua tahun sebelumnya, panitia sengaja tidak membawa mereka untuk beratraksi di jalan-jalan umum karena hal itu hanya boleh dilakukan setiap tiga tahun sekali.

"Untuk peringatan Capgome tahun depan, akan kami iring ke jalanan. Sebab, menurut yang mbahureksa, atraksi ke luar hanya boleh dilakukan setiap tiga tahun sekali. Tahun ini cukup di lingkungan TITD," katanya.

Setelah beratraksi di halaman depan TITD, mereka kembali melakukan hal sama di halaman belakang saat Dewa Rezeki keluar. Saat itu, Dewa Rezeki diiringi dua wanita cantik yang mengenakan pakaian Dewi Kwan Im dan Putri Raja.

Para undangan yang duduk di kursi depan, satu per satu memperoleh angpau. Mereka antara lain Kepala Departemen Agama (Depag) Drs Juhdi Amin, Kabag Hukum Ign Ucok Kuncoro SH, Kepala Kelurahan Kalicacing Agung W SH, serta beberapa pemimpin agama di Salatiga yang tergabung dalam Majelis Puasa.

Para undangan juga memperoleh makanan khas, yaitu lontong opor Capgome. Pada akhir perayaan, tepat pukul 24.00, dilakukan pesta kembang api.

Menurut Soe Hien, Sabtu (21/2) mendatang atau Imlek Jie Gwee Je Jie 2555 akan diselenggarakan sembahyangan Po Un (mohon keselamatan).

"Setelah itu, akan dilaksanakan Tiam Teng (pelita keselamatan) selama tiga hari. Kegiatan terakhir itu dipimpin Nikouw dari Kelenteng Kenanga Semarang," tuturnya. (A2-63k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA