logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 7 Februari 2004 Jawa Tengah  
Line

Sekolah Kebanjiran, Belajar Jalan Terus

PEKALONGAN-Sudah dua tahun ini, SDN Wonokerto 03 di Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, selalu tergenang air jika hujan turun. Air masuk ke ruang-ruang kelas setinggi 15 cm, bahkan pernah 30 cm.

''Hujan deras sedikit saja, kelas tergenang setinggi 15 cm. Kalau hujan terus-menerus, airnya bisa setinggi 30 cm. Walau begitu, proses belajar-mengajar masih tetap kami langsungkan,'' ujar Drs Ahmad Guntur, Kepala SD tersebut, kemarin.

Dia menyebutkan, kondisi di sekolahnya lebih parah. ''Kalau boleh dihitung, dalam setahun, halaman cuma kering dua bulan. Sepuluh bulan lain tak pernah tidak tergenang.''

Pihaknya telah berupaya keras mengatasi hal tersebut. Misalnya dengan menguruk halaman dengan tanah. Urukan itu bahkan puluhan truk. Setelah diuruk, beberapa saat kemudian seolah-olah ada perubahan. Halaman tak lagi tergenang.

''Tetapi ketika di depan sekolah didirikan sebuah bangunan milik pemerintah, air hujan kembali menggenangi halaman sekolah kami. Kalau tidak salah sejak dua tahun lalu.''

Mengganggu

Kondisi tersebut diakuinya sangat menganggu proses belajar- mengajar. Di kelas-kelas yang tergenang, siswa tetap tekun belajar meskipun harus dengan mengangkat kaki di pijakan meja, sementara sepatu mereka dicopot dan diletakkan di taman depan sekolah yang tak tergenang air.

''Apalagi, selama ini sudah banyak siswa yang terserang berbagai penyakit kulit,'' ungkap Guntur.

Lelaki itu juga mengatakan, pihak sekolah telah melaporkan kondisi tersebut kepada pihak pemerintah. Namun sejauh ini belum ada perhatian.

''Harapan saya, pemerintah bisa mengucurkan dana block grant untuk mengatasi kondisi di sekolah kami.'' (G9-81s)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA