logo SUARA MERDEKA

Line
 INDEKS BERITA HARI INI Selasa, 3 Februari 2004 
Line


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin

OPINI

TAJUK RENCANA :
Mengapa Flu Burung Menjadi Begitu Meresahkan

- Kemerebakan virus Afian Influenza (AI) atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu burung menggegerkan masyarakat. Maklumlah, selain mematikan lebih kurang 4,7 juta ekor ayam, di Thailand sudah menular ke manusia dan memakan korban satu orang tewas. Peran media jelas sangat menentukan. Liputan yang begitu luas dan cenderung melihat dari sisi negatif makin mendramatisasi persoalan.

pembatas TAJUK RENCANA :
Bencana Alam yang Menggugah Pemikiran

- Belum hilang rasa terkejut kita menyaksikan bencana banjir bandang Kali Moyo di Kecamatan Limbangan, Kendal, yang melumat beberapa rumah dan beberapa hektar sawah yang siap panen. Bencana yang terjadi pada Senin siang bolong pekan lalu itu menimpa tujuh desa di sepanjang aliran sungai itu dan menyebabkan kerugian tanaman padi dan harta benda lainnya bernilai bermiliar rupiah.

pembatas
KARANGAN KHAS :
UU Pers, Lex Specialis yang Mandul?
Oleh: Amir Machmud NS

"KEMERDEKAAN pers bukan milik dan monopoli orang pers, tetapi milik masyarakat yang berdaulat," tulis Hinca Panjaitan dalam artikelnya yang menarik, "Kemerdekaan Pers Sekarat?" (JP, 25/1). Menurut pengamat pers ini, pers hanyalah sekumpulan orang profesional untuk menjalankan kemerdekaan pers. Resep utamanya: kesalahan jurnalistik selesaikan dengan jurnalistik. Selesaikan permasalahan akibat pemberitaan pers dengan mekanisme pemberitaan pers pula.

pembatas KARANGAN KHAS :
Sai dan Sejarah Androgynous
Oleh: Sri Suhandjati Sukri

PENUTURAN sejarah selama ini banyak yang berdimensi androsentris, yakni mengutamakan peran laki-laki sebagai pelaku sejarah. Perempuan masih sedikit yang ditampilkan di pangggung sejarah, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional. Hal ini tidak lepas dari kerangka berpikir yang menempatkan laki-laki sebagai pemeran utama di wilayah publik, di mana prestasi dan prestise dapat diukir.

pembatas
SURAT PEMBACA
RSUD Purbalingga Riwayatmu Kini

Lebih sebulan lalu salah satu keluarga saya opname di RSUD Purbalingga di ruang paviliun dengan harapan memperoleh perawatan memadai. Namun sampai hari ketiga kondisinya makin menurun tidak bisa lagi berkomunikasi. Tak ada penjelasan RS dan tidak memberikan perawatan maksimal. Hari keempat pasien saya pindahkan ke rumah sakit lain. RS rujukan menyatakan pasien sudah koma dan secara medis kondisinya sangat parah.


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA