| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 3 Februari 2004 |
|
Komposisi Garis dalam Ceceran Sekam
DENGAN memanggul benda yang menyerupai bambu, penari itu berjalan pelan. Seretan kakinya membelah ceceran sekam yang tersebar di lantai panggung, meninggalkan jejak memanjang. Penari itu berputar. Wajahnya menunduk dan langkahnya gontai.Ia kemudian berhenti pada sebuah bangunan terbuka di tengah panggung. |
Ketika Kehidupan Bisa Tukar-Pasang
KETIKA Roy (Fathir Muchtar), cowok paling ngetop di kampus yang kaya raya dan angkuh, bertemu Mirna (Vira Yuniar), si kutu buku yang super disiplin, yang kali pertama muncul di hati mereka adalah rasa benci. Maka, ketika keduanya semakin sering bertemu, kian menggununglah rasa benci itu. |
|
|
Tenda Talenta Muda
MESKI main Minggu (1/2) malam, "LA Lights Tenda Enjoy" tetap ramai dikunjungi kawula muda Semarang. Penundaan yang dilakukan untuk menghormati malam takbiran Idul Adha Sabtu malam lalu itu tak mengurangi antusiasme mereka. |
Galeri Semarang, Sebuah Anak Tangga
TIGA tahun lalu, sebuah galeri seni rupa kontemporer dibuka di Semarang. Pemiliknya, Chris Dharmawan, memberi nama Galeri Semarang. Dari pameran grand opening yang ketika itu mengusung karya-karya H Widayat, saya segera tahu bahwa Chris tak ingin main-main dengan galerinya. |
|
|
Menggeber Kelebihan Melly
TENTU bukan suatu kebetulan jika setiap film nasional yang soundtrack-nya digarap oleh Melly Guslaw selalu sukses di pasaran. Sebab, dalam mencipta lagu-lagu pemanis film itu, Melly senantiasa meletakkan "ruh" ke dalam nuansa dan suasana yang melingkupi pengisahannya, sehingga sinema tersebut menjadi lebih berbobot. |
Mise en Scene Oleh: Apriadi Ujiarso SEKIRANYA mise en scene mulai dipandang sebagai penanda, maka pemahaman tentangnya menjadi unsur paling penting dalam kajian teater masa kini. Sebab, mise en scene mengikat secara bersama-sama aspek sistem tanda praktek dan pragmatik, sekaligusmengorganisasikan sistem tanda tersebut. |
|
| GERAI SELEBRITI
Berhenti Memandu
BELUM lama ini, bintang film Lola Amaria memandu acara yang banyak mengulas tentang perfilman Indonesia di stasiun TVRI. Namun, tiba-tiba Lola berhenti dari acara bertajuk ''Festival Film Indonesia'' tersebut. Tidak ada penjelasan khusus dari pemain film Novel Tanpa Huruf R itu mengenai alasan kenapa ia berhenti. |
||