logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 26 Januari 2004 Surat Pembaca  
Line

Membantu Sesama

Saya sering membaca dan mendengar banyaknya anak-anak yang belum mengenyam pendidikan karena tidak punya biaya. Ironis memang. Pada saat digembar-gemborkan pemberantasan buta huruf dan buta aksara ternyata fenomena seperti itu masih terjadi. Sudah ada GNOTA, juga LSM yang peduli terhadap pendidikan.

Melalui surat pembaca ini saya punya gagasan bagaimana sekiranya murid-murid sekolah juga punya kepedulian terhadap sesamanya untuk turut serta mencerdaskan anak-anak yang kurang beruntung. Caraya, lewat OSIS atau guru sekolah, tiap pagi menyisihkan sebagian uang saku, tidak usah banyak-banyak, Rp 100 saja. Kalau semua murid SD, SMP dan SMA se-Kota Semarang saja, dalam satu bulan bisa diketahui jumlah yang sangat fantastis. Tentu saja ini sekadar gagasan. Mudah-mudahan para pelajar bisa menangkap dan merespons gagasan ini. Terima kasih.

Jason Edrick Budhi
Jalan Bukit Indah 21 Semarang

***

Duta Wisata Jateng

Saya senang mempelajari budaya di Indonesia, khususnya Jawa dan Melayu. Meski saya asli Jawa, tetapi pengetahuan tentang budaya Jawa sangat kurang. Membaca pergelaran pemilihan Duta Wisata Jateng beberapa waktu lalu, membuat saya ingin berkenalan dengan semua peserta.

Saya ingin berteman, tukar pikiran, belajar tentang budaya sekaligus mengetahui dunia pariwisata yang terdapat di daerah yang diwakilinya. Mohon pembaca yang mengetahui nama, alamat, serta asal para peserta, agar memberitahu saya. Syukur-syukur langsung dari pesertanya sendiri. Saya juga merasa senang sekali, jika ada diantara pembaca yang mau memberi solusi untuk belajar bahasa Jawa yang baik dan mudah. Saya menunggu surat dari Anda.

Akhmad Harry S
Jl Anis Kembang 5 Pekauman, Kota Tegal

***

Pegadaian dan Hasil Tes

Tanggal 30 Desember lalu saya bersama 30 teman dipanggil ke Kanwil Pegadaian Semarang untuk tes dan wawancara sebagai tenaga kontrak, tetapi hasilnya tidak pernah ada kabarnya. Saya orang luar Semarang capai datang pagi, tapi akhirnya hanya untuk dibohongi. Terus terang saya kecewa.

Apalagi mendengar kabar dari teman, di salah satu cabang Pegadaian Kota ada tenaga kontrak baru yang sehari tes langsung SK kontraknya keluar. Sebenarnya tenaga kontrak yang tidak lulus tes capeg, tidak dipakai lagi tapi ternyata kontraknya malah diperpanjang.

Melalui Surat Pembaca ini, saya mohon Bapak Kanwil Pegadaian dan Bapak Sie Kepegawaian memperhatikan nasib kami. Saya imbau teman-teman yang sudah lama mengabdi agar diprioritaskan. Tolong dibuka lagi file hasil tes kami karena mengerjakan tes tersebut benar-benar dengan perjuangan keras.

Widodo
Depiran Rt 1/Rw 8 Gesikan Gantiwarno, Klaten

***

Alamat Bp Walibi

Saya pecinta Dunia Lain di Trans TV dan selama ini sekeluarga diganggu mahkluk dunia lain. Saya sudah berusaha ke kiai, paranormal, dukun, pendekar, dan lainnya tetapi hasilnya belum menggembirakan.

Saya mohon bantuan Bpk Walibi yang beberapa kali mendampingi acara Dunia Lain tetapi tidak tahu alamatnya. Kepada pembaca, kru Trans TV, atau Bpk Walibi, mohon bisa membantu menghalau mahkluk tersebut.

Kukuh S
Jl Sendangsari Utara V/76A Semarang

***

Keselamatan di KA Ekonomi Kaligung

Saya pengguna rutin jasa KA Ekonomi Kaligung jurusan Tegal-Semarang. Hampir setiap minggu apalagi setelah libur dua hari berturut-turut, penumpang pasti membeludak. Bukan saja mereka tidak bisa duduk di lantai apalagi di kursi, berdiri pun susah dan bahkan terpaksa bergelantungan di pintu.

Masih ingat peristiwa tragis meninggalnya tiga pelajar yang jatuh dari KA saat mudik Lebaran lalu. Demi mendapat transportasi yang terjengkau kocek, mereka rela berdesak-desakan di KA yang terlalu penuh yang akhirnya nekat dan harus dibayar mahal dengan nyawa.

Kecelakaan tragis ini memang lebih disebabkan kenekatan penumpang. Tetapi bagaimana pun pihak yang berwenang ikut andil. Karena itu saya menyarankan demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, perlu ada pembatasan tiket. Walau KA Ekonomi, ada baiknya penjualan tiket dibatasi sesuai kapasitas. Yang saya maksud bukan hanya tempat duduk (kursi) yang tersedia, tetapi juga "tempat duduk" di bawah alias lantai sehingga tidak terlihat lagi penumpang yang bergelantungan di pintu. Selain itu saya melihat kursi di gerbong selalu "dikuasai" penumpang dari Tegal.

Sedang kami penumpang dari Pemalang dan Pekalongan, jarang dan bahkan hampir tidak pernah mendapat tempat duduk. Bahkan pada hari Minggu, penumpang dari Tegal saja sudah memenuhi seluruh gerbong KA sehingga tidak ada lagi tempat bagi penumpang dari Pemalang dan Pekalongan.

Ada baiknya jika disediakan masing-masing satu gerbong untuk penumpang dari Pemalang dan Pekalongan. Apalagi penumpang dari kedua daerah tersebut juga membayar tiket yang sama besarnya dengan yang berangkat dari Tegal. Semoga hal ini dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Okky Hartanto
Jl Kemuning 34, Semarang

***

Terima Kasih Yayasan Budha Tzu Chi Taiwan

Pembagian beras gratis dari Yayasan Budha Tzu Chi Taiwan, sangat bermanfaat bagi rakyat miskin. Beras gratis dibagikan hanya untuk rakyat miskin yang benar-benar membutuhkannya dan tak boleh diperjualbelikan. Saya lihat masih ada jatah beras gratis yang diperjualbelikan oleh oknum di kota saya. Seharusnya kita berterima kasih, sebab masih ada negara lain yang mau memperhatikan. Tetapi malah jatah dijual kepada pihak lain dan uangnya dipakai beli togel. Ingat kawan, perut lebih penting diisi daripada beli mimpi belum tentu nembus. Sadarlah.

Oey Tjong Hoo
Jl MT Haryono 57, Kutoarjo

***

Untuk Penderita Asam Urat dan Rematik

Saya PNS yang sehari-harinya rajin membaca media cetak terutama yang ada kaitannya dengan pengobatan tradisional/alternatif. Setelah membaca kemudian mempraktikkan untuk kepentingan pribadi dan keluarga, teman dan tetangga.

Sebagai contoh saya membuat ramuan daun imba, daun sambiloto, temu lawak, temu lempuyang, kunyit, jahe, cabai jawa, sereh, kencur ditambah telur dan madu. Setelah diminum ternyata luar biasa hasilnya. Minum sehari dua kali selama seminggu maka sakit asam urat, rematik dan nyeri urat bisa sembuh.

Selain untuk asma urat juga penyakit kangker dapat diobati dengan ramuan abu batok kelapa, benalu kelor dicampur unsur-unsur lain. Hasilnya teman saya yang sakit kangker payudara, pernah operasi dan tumbuh lagi setelah minum ramuan tersebut menjadi sembuh tanpa operasi.

Ramuan tersebut ada yang diseduh langsung dengan air panas ada yang berbentuk kapsul untuk menyediakan mereka yang tidak suka minum jamu yang pahit. Saya masih mencoba untuk pengobatan beberapa penyakit seperti menstabilkan tekanan darah dan lain-lain.

Mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi bapak/ibu/sdr yang kebetulan mengalami keluhan penyakit seperti tersebut. Selamat mencoba.

Mochammad Sopari
Jl Lingkar Selatan Rt 20/Rw 5 Pejagoan Kebumen


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA