logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 26 Januari 2004 Ragam  
Line

Interaktif Tasawuf

Doa Terhindar dari Fitnah

T: Assalamu'alaikum Wr Wb. Prof Amin yang terhormat, saya ingin mengetahui bagaimana doa agar saya dijauhkan dari orang-orang yang berniat buruk pada kita. Sebab, menurut orang-orang dekat saya, ada orang yang berusaha menghancurkan kehidupan dan rumah tangga saya. Apa yang harus saya lakukan. Terima kasih atas jawabannya. Wassalamu'alaikum Wr Wb.

Choyimah, Semarang

J: Saudari Choyimah yang sedang gelisah. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Anda terhadap rubrik ''Tasawuf Interaktif'' dalam memecahkan persoalan yang sekarang Anda hadapi, yang kumpulannya selama dua tahun telah tersedia. Namun, yang perlu Anda pahami apa yang saya lakukan ini tidak lain hanyalah sekedar memberikan saran dan anjuran, selebihnya tergantung pada diri Anda sendiri untuk memutuskan mana yang terbaik bagi diri Anda.

Dalam mengarungi hidup ini kita selalu dihadapkan pada berbagai persoalan yang menghadang. Persaingan hidup sangatlah ketat. Kita harus bisa mensikapi dan memanfaatkan hidup ini dengan baik, agar kita tidak tersingkir dari persaingan tersebut. Kita sulit untuk membedakan mana kawan dan mana lawan. Ada yang tersenyum manis, memuji, dan kadangkala sok menjadi pahlawan yang selalu menawarkan jasanya pada kita.

Tetapi di belakang kita, mereka justru bersikap sebagai musuh yang siap menghancurkan kehidupan kita. Bahkan masa depan kita sekalipun.

Sebagai seorang mukmin yang bertaqwa kepada Allah, harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akhlakul karimah, sehingga kita tidak hanyut oleh arus yang mengitari kita, seperti kemunafikan, ketidakjujuran, dan sebagainya.

Dengan iman, kita bisa berlaku jujur, yang kadang, apa yang kita lakukan ini menjadi ''cibiran'' bagi orang lain yang tidak senang pada kita. Bahkan, kadangkala dengan sikap seperti itu kita dikatakan ''sok suci.'' Orang seperti ini diibaratkan seperti orang yang memegang bara api, hidupnya diteror, difitnah, dan ditekan dari kanan kiri. Orang yang seperti ini bagaikan 50 orang shahabat Nabi SAW. Untuk menghadapi mereka perlu dibacakan doa yang mungkin dapat menangkal semua perbuatan mereka.

Doa dimaksud antara lain adalah: ''Na'uudzu billaahi min 'adzaabinnaari, na'uudzubillaahi minal fitani maa dhahara minhaa wa maa bathan, na'uudzubillaahi min fitnatiddajjaal'' (Kami berlindung kepada Allah daripada siksaan api neraka, kami berlindung kepada Allah daripada berbagai macam fitnah, baik yang nyata ataupun yang tersembunyi, kami berlindung kepada Allah dari pada fitnah dajjal).

Selain doa di atas, ada doa lain yang dibaca jika kita berhadapan dengan orang munafik, atau mereka yang memusuhi kita dan ingin menghancurkan kehidupan kita.

Doa yang dipanjatkan Rasulullah adalah sebagai berikut: ''Allahumma anta rabbunaa wa rabbuhum wa qulubunaa wa quluubuhum biyadika wa innamaa yughallibuhum Anta'' (Ya Allah, Engkaulah Tuhan kami dan Tuhan mereka, hati kami dan hati mereka di tangan-Mu. Sungguh hanya Engkau sendiri yang dapat mengalahkan mereka).

Sebab-sebab munculnya (asbab al-wurud) doa di atas ialah, bahwa Anas ra berkata: ''Kami bersama-sama dengan Rasulullah dalam suatu peperangan, dan ketika menghadapi musuh, lalu aku dengan beliau membaca doa tersebut. Kemudian aku melihat musuh-musuh di hadapanku tersungkur tidak berdaya sama sekali bagaikan dihantam oleh para malaikat yang di depan dan di belakang mereka.

Di samping dengan doa-doa tersebut, kita harus tetap menjaga hubungan baik dengan mereka. Artinya, ketika ada orang yang tidak senang dan mendhalimi kita, maka kita harus berbuat baik kepada mereka.

Namun, bila orang yang mendhalimi kita, tidak mau menyadari atas perbuatannya, maka doa yang diajarkan Nabi kepada kita adalah ''Allaahummahdiy qaumiy fainnahum la ya'lamun'' (Ya Allah, berilah petunjuk kepada mereka, sesungguhnya mereka tidak tahu). Wallahu a'lam bi al-Shawaab. (35)

Bagi yang berminat dengan rubrik ini, kirimkan surat ke alamat Fakultas Ushuluddin IAIN Walisongo, d/a LPK2 (Lembaga Pengembangan Keagamaan dan Kemasyarakatan) Jl. Boja Km 1, Ngalian Semarang, Telepon (024) 7601294. Di atas sebelah kiri amplop ditulis "Interaktif Tasawuf"


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Liputan Pemilu
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA