
| Senin, 26 Januari 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Puluhan Pemuda Dua Desa Tawur
KAJEN-Dalam bertegur sapa ternyata harus berhati-hati, sebab jika tidak bisa berakibat runyam. Seperti yang terjadi belum lama ini, puluhan pemuda dari Desa Karangdowo, Kedungwuni dan Surobayan, Kecamatan Wonopringgo, terlibat tawur setelah bertegur sapa. Kejadian tersebut bermula ketika beberapa pemuda dari Desa Surobayan yang lewat di jembatan Karangdowo, Kedungwuni, Jumat dini hari lalu (23/1), menegur pemuda yang sedang berkumpul di tempat itu. Merasa tidak enak dengan teguran tersebut, salah seorang pemuda dari Karangdowo mendatangi pemuda dari Surobayan untuk meminta penjelasan. Namun hal itu justru memancing perdebatan antarmereka, sehingga terjadi pertengkaran. Meski demikian, keributan kecil itu tidak berubah menjadi ''perang fisik''. Salah satu dari kumpulan pemuda itu pun pulang seolah masalah sudah selesai. Selang beberapa jam kumpulan pemuda tersebut kembali mendatangi tempat yang sama. Tidak jelas siapa yang memulai, tiba-tiba terjadi perkelahian fisik di antara mereka. Perkelahian makin seru karena dibarengi dengan aksi lempar batu dari kedua kelompok pemuda itu. Di tengah serunya tawuran tersebut, tiba-tiba datang mobil patroli dari petugas Polsek Kedungwuni dan Wonopringgo yang lewat di tempat itu. Melihat kedatangan polisi, para pemuda itu pun menghentikan perkelahian dan lari kocar-kacir meninggalkan tempat tersebut. Diselesaikan Namun beberapa pemuda berhasil diciduk polisi dan diamankan di Mapolsek Wonopringgo. Kapolsek Wonopringgo AKP Sugiarto kepada wartawan mengatakan, masalah tersebut saat ini sudah diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak telah membuat surat pernyataan yang berisi kesepakatan untuk menganggap masalah selesai dan tidak akan lagi melanjutkan permusuhan. Selain itu para pemuda yang terlibat tawur tersebut juga telah diberi pembinaan bersama para tokoh masyarakat setempat. Mereka diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi Akibat tawur itu, dua orang pemuda yaitu Abdullatif (18) warga Karangdowo dan Amat (18) terluka di bagian kepala karena terkena lemparan batu. Kedua pemuda itu kini harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat.(G16-34s) |