| INDEKS BERITA HARI INI | Sabtu, 24 Januari 2004 |
| Pemilu 2004 Ijazah Palsu, Empat Caleg Dilaporkan ke Polisi
SEMARANG- Panitia Pengawas Pemilu Jateng kembali menerima laporan dugaan kampanye di luar jadwal yang dilakukan partai politik, calon legislatif, dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah./P> |
Pemilu 2004 Soal Pencalonan Presiden Rachma Siap Bersaing dengan Saudaranya PEKALONGAN - Ketua Umum DPP Partai Pelopor Hj Rachmawati mengaku siap bersaing dengan saudara-saudaranya, seperti Megawati dan Guruh Soekarnoputra, dalam pencalonan Presiden RI. ''Tidak masalah kalau saya harus bersaing dengan saudara sendiri. |
|
| Pemilu 2004 Diharapkan Pemantau Segera Daftarkan Diri JAKARTA-KPU berharap organisasi yang akan mengadakan pemantauan pemilu di Indonesia segera mendaftarkan diri. Pendaftaran dimulai Rabu, (21/1/04) hingga 10 Maret 2004. ''Berdasarkan pengalaman, sering kali pendaftaran apa saja yang berhubungan dengan pemilu baru dilakukan menjelang deadline.'' |
Pemilu 2004 KPU Dihadiahi ''Uang'' dan ''Ijazah Palsu'' SEMARANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Jumat kemarin, dihadiahi ''ijazah'' palsu dan segepok ''uang'' oleh puluhan mahasiswa. Ijazah palsu dan uang itu, kata mereka, sebagai simbol bahwa selama penyusunan daftar tetap calon anggota legislatif rawan pemalsuan ijazah dan praktik politik uang. |
|
| Pemilu 2004 Warga Kedungpring ''Ancam'' Golput SEMARANG- Salah seorang sesepuh warga Kedungpring Waduk Kedungombo, Darsono, mengatakan, sebagian warga di daerahnya kemungkinan besar memilih golput dalam pemilu mendatang. Sebab, mereka merasa selama ini wakil rakyat kurang memperhatikan persoalan Kedungombo dan nasib mereka. |
Pemilu 2004 Ketua Panwas Jateng Tetap Dituntut Minta Maaf SOLO - Dua kader PDI-P Surakarta, yakni Honda Hendarto dan KRMH Satriyo Hadinegoro bergeming. Keduanya tetap akan menuntut Ketua Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Provinsi Jateng, Drs Nur Hidayat Sardini meminta maaf kepada pendukung PDI-P |
|
| Pemilu 2004 Kepala Daerah Dikerahkan Jadi Juru Kampanye MALANG- PDI-P Jawa Timur benar-benar serius dalam pertarungan partai memperebutkan massa di wilayahnya. Hal ini dapat dilihat dari dikerahkannya gubernur, bupati/ wali kota yang pada saat pemilihannya didukung PDI-P. Mereka akan berkiprah dengan menunjukkan baktinya terhadap partai itu. |
Pemilu 2004 Tak Jelas, Parpol Curi Start JAKARTA-Secara teknis maupun subtansi peraturan tentang kampanye pemilu belum jelas. Akibatnya sejumlah parpol berani melakukan kegiatan yang disebut-sebut mencuri start kampanye. Demikian kesimpulanm dialog bertajuk Curi Start Kampanye oleh parpol di Gedung DPR, Jakarta, |
|
| Pemilu 2004 "Jangan Ada Orang Mati karena Tak Bisa Makan" SEMARANG- Partai Damai Sejahtera (PDS) menawarkan lima janji jika memenangkan pemilu mendatang. Yaitu tidak ingin ada orang mati karena tidak bisa makan, jangan ada orang sakit lalu mati karena tidak bisa berobat. |
Pemilu 2004 Meski Nomor Sepatu, Peluang Masih Terbuka SEMARANG- Kader PDI-P yang kebetulan menduduki nomor urut sepatu dalam pencalegan tidak perlu resah ataupun marah. Sebab, meskipun menduduki nomer tersebut, peluang untuk menjadi anggota DPRD masih terbuka lebar. |
|