
| Sabtu, 24 Januari 2004 | Sala |
Bupati Diaktifkan Lagi Jadi Dansatgas
KLATEN-Bupati Klaten H Haryanto Wibowo kembali diaktifkan sebagai Ketua Departemen Satgas dan Posko (Dansatgas) DPC PDI-P Klaten. Pengaktifan kembali Dansatgas dibacakan Ketua DPC PDI-P Klaten Harri Pramono di sela-sela perayaan HUT Ke-31 PDI-P di Stadion Trioyo, Kamis (22/1) lalu. Di tempat yang sama, 13 Desember 2003, Harri Pramono memecat Haryanto dari Dansatgas karena dinilai melanggar disiplin partai. Pengaktifan kembali Haryanto menjadi Dansatgas PDI-P itu merupakan akhir dari kemelut yang terjadi di tubuh PDI-P Klaten. Dalam acara yang ''memerah'' itu, hadir antara lain Gunawan Wirosaroyo (DPP PDI-P), Slamet Wiryoatmojo mewakili DPD PDI-P Jateng, dan segenap pengurus DPC sampai pengurus anak ranting se-Klaten. Sebelumnya, kubu Haryanto yang tidak terima dengan pemecatannya sebagai Dansatgas melakukan segala upaya untuk menekan kubu Ketua DPC Harri Pramono, termasuk penyegelan kantor DPC. Upaya terakhir yang dilakukan pendukung Haryanto menggeruduk DPP PDI-P di Jakarta dengan membuahkan pertemuan di DPP (12/1) yang menghasilkan kesepakatan. Hasil kesepakatan tersebut, antara lain Haryanto dikembalikan pada jabatannya sebagai Dansatgas DPC PDI-P Klaten dan perubahan nomor urut beberapa caleg PDI-P. Sesuai dengan kesepakatan di DPP, dia diaktifkan lagi. Namun tidak ada acara pelantikan, keputusan hanya dibacakan Harri Pramono pada saat sambutan. Tidak ada pidato politik dalam peringatan HUT PDI-P itu, sesuai dengan ketentuan yang diberikan Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Klaten. Bila ada pidato politik, PDI-P bisa dituduh mencuri start kampanye. Beberapa anggota Panwas Pemilu hadir di tempat peringatan. Hanya saat menjelang acara, Gunawan Wirosaroyo berpesan agar kader PDI-P Klaten tetap bersatu, para eksekutif partai dan petugas partai yang duduk di lembaga eksekutif diharapkan menjaga persatuan demi pemenangan PDI-P dalam Pemilu 2004. Jalan Santai Sementara itu, peringatan HUT Ke-31 PDI-P berlangsung meriah dan diikuti 7.000 kader partai dengan mengenakan atribut lengkap. Mereka beramai-ramai jalan santai. Rombongan jalan santai pertama dilepas Ketua DPP PDI-P Gunawan Wirosaroyo, pukul 10.15. Karena banyaknya kader yang hadir, rombongan dibagi dua kelompok yakni Klaten Barat dan Klaten Timur. Kelompok Klaten Barat diberangkatkan dari lapangan Sumberejo menuju Stadion Trikoyo, sedangkan kelompok Klaten Timur berangkat dari GOR Gelarsena menuju Stadion Trikoyo. Suasana dalam stadion menjadi ramai ketika massa PDI-P berdatangan. Mereka disuguhi hiburan musik dan penarikan door prize. Sebuah Suzuki Shogun dan 26 sepeda gunung dibagikan, di samping puluhan door prize lain. ''Tiap Pengurus Anak Cabang (PAC) mendapatkan satu sepeda gunung, pas ada 26 PAC berarti satu-satu,'' kata Ir Tugiman, anggota DPRD Klaten dari Fraksi PDI-P yang tampak gembira karena mendapatkan hadiah sebuah sepeda gunung.(F5-14s) |