
| Sabtu, 24 Januari 2004 | Olahraga |
Petrokimia Putra Belum Punya PlaymakerGRESIK-Bermain imbang 1-1 dalam uji coba melawan Selangor FC Malaysia, tak membuat pelatih Petrokimia Putra Mundari Karya puas. Tim berjuluk Kebo Giras ini masih perlu pembenahan di semua lini, sebelum berlaga dalam kompetisi Divisi Satu PSSI. ''Saya akui masih banyak kelemahan di semua lini dari hasil uji coba ini,'' katanya saat menjawab pertanyaan wartawan di Stadion Petrokimia Gresik, baru-baru ini. Komunikasi antarpemain dinilai belum berjalan baik. Banyak passing kurang akurat, begitu juga umpan-umpan crossing. Di tim mantan juara Liga Indonesia itu juga belum ada playmaker. Dampaknya, aliran bola dari lini tengah ke depan sering tersendat. ''Pokoknya, banyaklah kelemahan pada tim saya. Karena itu, tempo sekitar sebulan menjelang kompetisi akan kita manfaatkan untuk memperbaiki semua kelemahan tersebut,'' tambahnya. Dia bakal memakai pola 3-5-2. Lini belakang bakal diisi M Khusairi, Ronald Pangkali, dan Simamo Basile. Lalu di lini tengah ada Ben Ben di sektor kanan, Heri Purnomo di kiri. Keduanya dibantu M Ilham, Bruno, dan Nicolas Jhon. Latihan Barisan depan dipercayakan kepada striker gaek Widodo C Putra dan mantan pemain Deltras Sidoarjo, Michael Adolfo. Posisi kiper dipercayakan kepada Listianto Rahardjo, mantan pemain Pelita dan Arema. ''Kita lihat di lini tengah, misalnya M Ilham saat latihan bagus, ternyata saat bertanding di partai uji coba tak cemerlang,'' ujar Mundari. Dari formasi tersebut, hanya ada 2 pemain eks tim Petro Putra saat Ligina IX, yakni Heri Purnomo dan M Khusairi. Selebihnya merupakan pemain debutan baru atau mantan pemain tim lain. Mundari menegaskan, pembenahan semua lini diperlukan, mengingat tim-tim yang berlaga di kompetisi Ligina Divisi Satu kualitasnya tak jauh berbeda dari tim Divisi Utama. Pembenahan itu menyangkut dimensi fisik, teknik, taktik, strategi permainan, serta mental bertanding. ''Kita mempersiapkan sebaik mungkin tim ini sebelum berlaga di kompetisi divisi satu,'' tandasnya. Dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000 penonton, tuan rumah lebih dulu kebobolan. Pada menit ke-12, striker Selangor FC Brian Fuentes berhasil memanfaatkan bola liar akibat kesalahpahaman Listianto dan Khusairi. Gol balasan Petro diciptakan Widodo C Putra melalui titik penalti pada menit ke-59, setelah Adolfo dijatuhkan di kotak terlarang. Pada pertandingan itu, wasit Mugito memberi kartu merah kepada pemain Selangor FC, Moch Amri Yahya. (G14-22t) |