
| Sabtu, 24 Januari 2004 | Berita Utama |
Kasus Pelecehan JackoPelapor Diancam Akan Dibunuh
LOS ANGELES - Bocah, yang membuat Michael ''Jacko'' Jackson dituduh melakukan pelecehan seksual, sangat membutuhkan cangkok ginjal. Ibu si bocah berusaha menjauhkannya dari berita-berita tentang kasus sensasional tersebut karena khawatir kankernya kambuh, kata seorang teman keluarga itu Kamis lalu. Jamie Masada, pemilik kelab komedi Laugh Factory di Sunset Strip, juga mengatakan dalam konferensi pers bahwa ibu remaja yang sakit tersebut telah diancam selama kunjungan ke Neverland Valley Ranch milik Jacko, sebelum tuduhan pelecehan seksual itu menyulut penyidikan polisi. Masada mengatakan, dia menerima ancaman dibunuh di tempat kerjanya dan mencatat nomor-nomor HP pekan ini karena berbicara mengenai kasus pelecehan seksual tersebut. Dia mengatakan, dia pekan lalu beberapa kali ditelepon oleh orang-orang yang memperingatkannya agar tutup mulut. Polisi di Los Angeles dan Santa Barbara, tempat Jacko menghadapi dakwaan pelecehan seksual tersebut, sedang menyidik laporan Masada. ''Saya menerima telepon yang mengatakan jika saya tidak tutup mulut, mereka akan menembak untuk membungkam saya,'' kata Masada. Dia menambahkan bahwa dia menganggap serius ancaman telepon tersebut karena para penelepon gelap itu telah memiliki nomor HP-nya dan informasi pribadi lainnya. Butuh Cangkok Ginjal Masada mengatakan, dia berbicara mengenai kasus itu sebagian karena bocah yang menjadi korban tersebut sangat membutuhkan pencangkokan ginjal. Jackson didakwa telah melakukan pelecehan seksual kepada bocah itu ketika dia berusia di bawah 14 tahun dan mencekoki dengan alkohol untuk membujuknya. Bintang pop tersebut membantah semua dakwaan dan menyebutnya sebagai ''kebohongan besar''. Masada menjelaskan, ketika remaja pria itu berada di rumah sakit dan dinyatakan oleh dokter bakal hidup hanya beberapa pekan, dia memenuhi keinginan bocah yang sakit tersebut untuk bertemu dengan Jacko, pelawak Adam Sandler, dan Chris Tucker. Masada mengatakan, Jackson menelepon si bocah beberapa kali di rumah sakit dan mengundangnya datang ke Neverland. Anak lelaki tersebut akhirnya menjadi pengunjung tetap ke sana dan terlihat berpegangan tangan dengan Jackson dalam dokumentasi 2003 yang kontroversial tentang ''Raja Pop'' tersebut. Masada menambahkan, selama kunjungan-kunjungan bocah itu ke Neverland, dia ''berulang kali'' ditelepon ibunya yang mengatakan bahwa si ibu telah mendapat ancaman. Masada mengatakan, ibu itu mengatakan telah dihalang-halangi ketika hendak meninggalkan ranch tersebut dan orang-orang yang bekerja pada Jacko telah menyita paspornya serta mengancam akan mengirimnya ke luar negeri. ''Saran saya kepada ibu itu: 'Anda harus mengubungi seorang pengacara. Anda harus meminta bantuan polisi','' kata Masada. Masada berulang kali membantah pernyataan-pernyataan yang dibuat pengacara Jackson bahwa orang-orang yang dekat dengan bocah itu telah membuat-buat tuduhan terhadap Jacko dengan motivasi ''pemerasan uang''. Masada menegaskan, wanita itu menginginkan keadilan, bukan uang.(rtr-ben-46) | |||||