| INDEKS BERITA HARI INI | Selasa, 20 Januari 2004 |
| Pemilu 2004 Panwas Peringatkan PDI-P Kota Semarang SEMARANG - Dianggap tidak memenuhi ketentuan dalam jangka waktu pemasangan bendera, DPC PDI-P Kota Semarang mendapat peringatan dari Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu. Parpol tersebut diminta menurunkan sendiri bendera partainya paling lambat 3 x 60 menit sejak diterimanya surat dari Panwas Pemilu Kota Semarang yang dikirimkan semalam (19/1). |
Pemilu 2004 Nomor Urut Diganti, 16 Ranting PDI-P Protes SEMARANG- Perubahan nomor urut daftar caleg PDI-P dari DP II yang meliputi Kecamatan Mlonggo dan Bangsri Kabupaten Jepara berbuah aksi protes dari kader partai berlambang kepala banteng mencereng tersebut. Sejumlah 16 pengurus ranting di Kecamatan Mlonggo mendatangi kantor DPD PDI-P di Jl Jend Soedirman Semarang, Senin (19/1). |
|
| Pemilu 2004 "Kembalikan Uang Pensiun" JAKARTA-Seluruh anggota Dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengembalikan uang pensiun kepada rakyat. Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP PKS Hidayat Nur Wahid di Jakarta, Senin. Dia mengatakan, seluruh anggota DPR, DPRD I, dan DPRD II dari PKS harus mengkritik kebijakan terakhir. |
Pemilu 2004 Tiga Caleg PDI-P di Cilacap Mulai Kampanye Terbuka SEMARANG-Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwas Pemilu) Jateng menerima aduan soal tiga calon anggota legislatif (caleg) PDI-P di Cilacap yang diduga melakukan kampanye terbuka di luar jadwal, Senin kemarin. Laporan tersebut datang dari RY Agung Setijono, anggota Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jateng. |
|
| Pemilu 2004 Suwanto Dinilai Langgar Jadwal Kampanye SEMARANG- Lagi, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilu Kota Semarang menguak dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan salah calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jateng. Kali ini, H Suwanto SE MM yang dinilai telah melakukan kampanye di luar jadwal. |
Pemilu 2004 Parpol Pintu Utama Penyaringan Caleg BREBES - Ketua KPU Kabupaten Brebes Wahyudin Noor Ally mengatakan, KPU tidak bisa disalahkan ketika mendapati ketidaklengkapan persyaratan seorang caleg kemudian dikembalikan lagi kepada partai politik yang mengajukan caleg tersebut. Sebab, kerja KPU adalah meneliti administrasi atau berkas persyaratan caleg yang diajukan lewat partai politik. |
|
| Pemilu 2004 Sebelum Pemilu, RUU Kepresidenan Selesai JAKARTA-Ketua DPR RI Akbar Tandjung berharap agar beberapa rancangan undang-undang (RUU) yang mendesak untuk digarap seperti RUU tentang Lembaga Kepresidenan bisa segera diselesaikan. Berkaitan dengan hal itu, pihaknya telah mengirimkan surat kepada Presiden tiga kali, terakhir pada April 2003, dan hal itu telah disepakati. |
Pemilu 2004 Caleg PPP dan Kandiknas Malang Jadi Tersangka MALANG- Akibat menggunakan ijazah yang diragukan keabsahannya, Ach Zaenuri, salah seorang caleg PPP Kota Malang secara resmi dinyatakan menjadi tersangka. Demikian halnya Kepala Diknas Kota Malang Drs HM Sofwan SH MSi, juga mengalami status yang sama karena sudah memberi surat keterangan pengganti ijazah Zaenuri tersebut. |
|
| Pemilu 2004 Akbar Ajak Sultan sampai Titik Akhir Pencalonan JAKARTA-Desakan mundur masyarakat Yogyakarta agar Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dari calon presiden (capres) konvensi Partai Golkar mendapat tanggapan Ketua Umum DPP Akbar Tandjung. Bahkan, diharapkan bisa terus bersaing sampai titik akhir. |
Pemilu 2004 Muri Tak Akui Bendera PDI-P Terbesar SEMARANG- Museum Rekor Indonesia (Muri) akhirnya tidak mencatat (mengakui) bendera raksasa PDI-P yang gagal diterjunkan di lapangan Simpanglima pada Minggu lalu, sebagai bendera terbesar dalam koleksi rekor Muri. Keputusan penolakan ini dilakukan Senin kemarin setelah Dewan Muri melakukan pertemuan. |
|