logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 16 Januari 2004 Surat Pembaca  
Line

Trah Jaka Tingkir Tampil Pemenang ?

Juli 2004 akan ada perhelatan rakyat. pemilihan Presiden RI langsung oleh rakyat". Sampai kini meski belum resmi telah dimunculkan para capres oleh berbagai parpol. Mereka berasal dari anak keturunan bermacam latar belakang orangtua/moyangnya. Antara lain keturunan trah/keluarga raja/presiden/pujangga/begawan/kiai/militer/wiraswasta/cendikiawan dan lainnya.

Figur orangnya antara lain Sri Sultan HB X/Megawati Soekarnoputri/Tutut Siti Hardiyanti/Nurcholis Madjid/ Abdurrahman Wahid/Amin Rais/Hamzah Haz/Yusril Ihza Mahendra/Susilo Bambang Yudoyono/Akbar Tanjung/Surya Paloh/Abu Rizal Bakri/Prabowo Subiyanto/Yusuf Kalla/Wiranto. Beliau-beliau ini masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan pribadinya.

Para capres saling jadi rival. Bersaing ingin menang. Hal itu nanti diramaikan oleh para kader/ simpatisannya yang berlomba mencarikan calon pemilih pendukungnya. Pesan anak bangsa: "meski sekeras apapun bersaing mereka, kita harus tetap dalam koridor persatuan bangsa (Indonesia)".

Menurut feeling saya, akan tampil sebagai pemenang adalah yang berasal dari trah/keluarga "Jaka Tingkir" alias Hadiwijaya, raja Pajang. Jaka Tingkir putra kandung orang yang cukup terhormat, begawan kharismatik di Desa Pengging Banyudono Surakarta. Trah Jaka Tingkir Pengging kini telah menyebar seantero Nuswantara. Selamat datang Presiden RI 2004/ 2009.

Arif Sardjono,
Manjung Rt 1/Rw 1 Sawit, Boyolali

***

Jawaban PT Telkom

Menanggapi tulisan Bapak Drs H Marno Jl Gemah Jaya I/4 Semarang pada 4 Januari 2004 mengenai kurang jelasnya tarif, fasilitas Telkom Memo, biaya cetak rincian dan format kuitansi rekening telepon maka kami jelaskan sebagai berikut:

- Tarif dasar jasa telekomunikasi diatur dengan Keputusan Menhub No 12 Tahun 2002 tanggal 29 Januari 2002. Perhitungan tersebut tidak ada unsur kenaikan tarif pada jam sibuk seperti yang Bp sampaikan. Tarif pemakaian telepon dibedakan variable waktu. A-b-c-d untuk Senin s.d Sabtu dan e-f untuk Minggu serta hari libur.

a) Tarif Bisnis antara pukul 08.00-18.00, b) Tarif Ekonomi pukul 07.00-08.00 dan pukul 18.00-20.00, c) Tarif Hemat pukul 06.00-07.00 dan 20.00-13.00. d) Tarif Super Hemat pukul 13.00-24.00 dan 00.00-06.00. e) Tarif Hemat pukul 06.00-23.00 dan f) Tarif Super Hemat pukul 23.00-24.00 dan pukul 00.00-06.00. Dengan demikian pelanggan dipersilakan memilih waktu percakapan.

- Telkom Memo merupakan fasilitas standar yang ada di setiap sambungan telepon guna melayani kebutuhan pelanggan pada kondisi pesawatnya rusak, sibuk atau tidak diangkat karena rumah kosong, arar tidak kehilangan informasi. Namun bila fasilitas tersebut tidak dikehendaki dapat minta pencabutan melalui 162 atau datang ke kantor. Fasilitas Telkom Memo Bapak telah kami cabut 6 Januari 2004.

- Biaya air time dan percakapan SLJJ secara global masuk kolom 3 (nasional) pada form kuitansi rekening dan perinciannya ada pada daftar pemakaian SLJJ. Rincian dapat ke kantor pelayanan terdekat, dengan biaya cetak Rp 1.000/lembar dan bisa juga diambil/diketahui dari rumah yaitu dengan fasilitas Ross (Rincian telepon SLJJ swalayan) di 290109.

- Format kuitansi rekening memang belum memberikan rincian lengkap berhubung terdiri dari beberapa elemen yang belum tertampung dalam satu format. Namun PT Telkom tetap berupaya melakukan pembenahan untuk kepuasan pelanggan.

Toto Sugiyono
Senior Manager Penjualan dan Pelayanan Pelanggan

***

Mana Tas Budhe

Tanggal 11 Januari 2004 budhe dan bulik saya dari Kudus ke Semarang naik bus turun ke Terminal Terboyo. Karena mau ke arah Kp Gergaji Klopo (belakang Polda), mereka oper bus kecil jurusan Terboyo-Mangkang dan turun depan IMKA Jl Veteran dan dipapah kondektur/kernet.

Tetapi saat turun, tas cangkong coklat budhe tertinggal. Padahal bus sudah melaju. Sampai di rumah bulik mengajak adik saya mengejar bis PO Nugroho tersebut jurusan Terboyo-Mangkang dan saat itu dalam bus hanya ada 4 s.d 6 penumpang. Ketika sampai terminal Mangkang ternyata bus sudah jalan lagi.

Kami salut dengan pelayanan pihak PO Nugroho telepon 8318454 yang sangat ramah dan memberi jawaban yang menyejukkan hati.Dikatakan kalau memang ada barang yang tertinggal dan diketahui kru bus, pihak PO akan menghubungi. Hampir 24 jam setelah kejadian pihak PO belum juga memberikan kabar.

Puji Lestari
Jl Gergaji Klopo 37 Semarang

***

Daop I Menyulitkan

Tanggal 22 Desember 2003, saya dari Jakarta balik ke Semarang dengan beli karcis kA Argo Muria I pp dari stasiun Tawang. KA berangkat dari Gambir pukul 17.00 untuk berjaga-jaga agar tidak kerepotan pada saat balik ke Semarang.

Esok harinya setelah urusan selesai, saya ke Gambir. Nah persoalan mulai timbul setelah terjebak kemacetan di tengah perjalanan sekitar 2 jam. Sampai di Gambir pukul 17.20, terlambat 20 menit sebab KA Argo Muria jurusan Semarang telah berangkat.

Saya lapor ke TU dan disarankan beli karcis lagi untuk KA Sembrani, sebab karcis Argo Muria yang saya beli di Semarang dinyatakan hangus. Bekal saya telah menipis dan tidak mungkin mampu membeli karcis KA Sembrani.

Untung saya dapat pinjaman dari Bp Wakijan (Kasi Teknik stasiun Gambir) untuk membeli karcis KA Sembrani seharga Rp 185.000. Biasanya saya beli Rp 150.000 untuk jurusan Semarang, sebab Sembrani sekelas Kamandanu.

Daop IV saya nilai lebih simpatik dibanding Daop I. Pernah saya ke Jakarta, Kendaraan saya macet terjebak banjir di Simpanglima, hingga terlambat sampai ke Stasiun Tawang dan kereta sudah berangkat. Tapi dengan simpatik karcis pesanan saya masih dihargai. Saya dicarikan tumpangan kereta dari Surabaya tujuan Jakarta, tanpa tambahan apa-apa.

Owiek M Thoyib
Jangli Perbalan Tmr l/71 Semarang

***

DPRD Peduli Pendidikan?

Terkatung-katungnya penyelesaian ruislag SMPN 20 dan SMAN 10 Semarang sangat memprihatinkan, mengingat kondisi sekolah yang tidak layak lagi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Di antaranya genangan air yang menimbulkan bau tidak sedap, udara terpolusi asap pabrik sekitar dan sering terjadinya banjir.

Anggota Dewan yang katanya wakil rakyat ternyata tidak peduli dengan nasib ratusan pelajar, generasi penerus bangsa. Dewan akan cepat memutuskan sesuatu bila menguntungkan mereka. Masalah ruislag bukan luas atau harganya yang tidak cocok tapi lebih karena kepekaan/kepedulian anggota Dewan yang kurang sebab sesuatunya semua dinilai dari segi materi.

Kepada bapak dan ibu guru serta adik-adikku marilah kita berdoa, semoga hati wakil rakyat kita terbuka.

Amir Darmanto
Jl Pucang Permai XVI/12, Pucang Gading Demak


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA