
| Jumat, 16 Januari 2004 | Olahraga |
Marseille Berhentikan PerrinMARSEILLE - Manajemen Olympique Marseille memberhentikan pelatih Alain Perrin, dan menunjuk pelatih remaja klub Divisi I Liga Prancis itu, Jose Anigo sebagai coach baru. ''Saya memutuskan mengangkat pelatih baru, yakni Jose Anigo," kata Presiden Marseille Christophe Bouchet, kemarin. Perrin (47), bergabung bersama Marseille pada 2002, dan mengantar klub itu dengan penampilan awal yang bagus musim ini. Namun dia merasa terancam setelah timnya merosot selepas menelan sembilan kekalahan dalam 15 pertandingan. Mereka kini berada di posisi keenam klasemen liga, terpaut 15 poin di belakang urutan teratas Monaco. "Saya memberi dukungan lebih kepada dia, tetapi kendali telah lepas," tegas Bouchet sambil menambahkan, Perrin kemungkinan masih di klub untuk menduduki posisi lain. Anigo yang lahir di Marseille 42 tahun lalu, memulai kariernya bersama klub lokal sebagai pemain belakang pada 1980 dan bermain selama tujuh tahun bersama Marseille sebelum bergabung ke klub Divisi II Nimes. Dia mundur sebagai pemain pada 1992 bersama klub Divisi III Endoume dan memulai kariernya sebagai pelatih. Anigo bergabung dengan Marseille sebagai pelatih remaja pada 1997, dan menjadi staf anggota penting di pusat pengembangan pemain muda di klubnya sejak Oktober 2001. Marseille, juara Liga Champions 1993, memenangi gelar liga terakhirnya pada tahun yang sama. Akan tetapi gelarnya tercoreng setelah terjadi skandal pengaturan pertandingan. St Etienne Lolos Sementara itu, klub Divisi II Saint-Etienne (St Etienne) mengalahkan tim Divisi I Nice 2-0 dalam pertandingan perempat final Piala Liga Prancis. AJ Auxerre juga membukukan tempat di semifinal melalui gol Bonaventure Kalou ketika menang 1-0 atas tim Divisi II Gueugnon, sedangkan Nantes melewati Le Mans lewat keunggulan 5-4 dalam adu penalti setelah pertandingan berakhir seri 1-1. Sochaux juga telah memastikan langkahnya ke semifinal. Sochaux sebelumnya mencukur RC Lens 4-0. St Etienne yang pernah berada di antara elite sepak bola Eropa pada pertengahan1960-an hingga pertengahan 1970-an, unggul melalui tendangan pemain tengah Fabrice Jau pada menit ke-32. Mereka menambah keunggulan pada menit ke-53 tatkala striker Lilian Compan membobol gawang Nice melalui tendangan penalti. St Etienne telah memenangi delapan gelar juara liga, lima Piala Prancis, dan melangkah ke final Piala Champions (kini Liga Champions) pada 1976. Pemain terbaik mereka, Michael Platini memberi gelar juara liga pada 1981. (rtr,A7-59) |