logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 16 Januari 2004 Olahraga  
Line

Kompetisi Divisi IIA

Persipur Masalahkan Perubahan Jadwal

SEMARANG- Pelatih Persipur Purwodadi Benny Hartono mempermasalahkan perubahan jadwal pertandingan-pertandingan Kompetisi Divisi IIA Jateng. Sebab, perubahan tersebut dilakukan secara sepihak oleh Pengda PSSI Jateng tanpa melibatkan tim-tim peserta kompetisi.

"Seharusnya jika ada perubahan, kan dikonsultasikan dulu dengan peserta. Yang terjadi, tiba-tiba kami mendapat susulan perubahan jadwal baru," katanya kepada Suara Merdeka, semalam.

Menurut dia, seharusnya jadwal awal yang disusun melalui undian dalam pertemuan dengan 12 kesebelasan partisipan pada 4 Januari lalu, tidak bisa diubah. Sebab, jadwal tersebut disusun berdasarkan undian yang jauh dari rekayasa atau kehendak pihak tertentu.

"Meeting itu kan keputusan tertinggi, sama dengan hasil sidang umum MPR di kancah politik. Jadi untuk mengubah jadwal, seharusnya ada pertemuan ulangan atau minimal ada persetujuan dari peserta. Jadi dalam hal ini, saya sebut Pengda ngawur," tegasnya.

Pemalsuan

Setelah mendapat perubahan jadwal, tiga hari lalu pihaknya langsung menghubungi Sekretaris Pengda PSSI Jateng Drs Djanu Ismanto MS yang bertandatangan atas perubahan itu. "Namun, saya jadi kaget ketika Pak Djanu ternyata mengaku tidak bertanda tangan atas perubahan jadwal itu. Ini kan berarti terjadi pemalsuan tanda tangan," ungkap Benny.

Djanu yang semalam dihubungi, tidak berada di rumahnya. Menurut salah seorang putrinya yang menerima telepon, pelatih fisik PSIS itu sedang mengikuti pengajian di kampungnya.

Apakah tim-tim lain yang menerima perubahan jadwal protes? Benny menjawab tidak tahu. "Tim lain boleh saja menerima, tapi Persipur tetap keberatan," tandasnya.

Keberatan lain Persipur adalah masalah strategi tim. Akibat perubahan jadwal itu, dua pertandingan timnya yang berupa main tandang pada putaran pertama dibalik menjadi tuan rumah. Seharusnya, pihaknya melawat dulu ke Rembang dan Purwokerto, namun dibalik menjadi tuan rumah untuk kedua kesebelasan tersebut.

"Saya sudah menyusun strategi untuk pertandingan tandang. Dari pertandingan di kandang lawan itu, kami akan mengevaluasi untuk pertandingan di rumah. Karena perubahan jadwal, strategi kami jadi rusak," ungkapnya.(A4-22j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA