logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 16 Januari 2004 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Bingung Pasang Lukisan Rp 50 Juta

  • Banyak Instansi Menolak

TEGAL - Dua puluh lukisan hasil proyek ''Tegal dalam Lukisan 2003" senilai hampir Rp 50 juta kini siap pasang. Namun Pemerintah Kota Tegal kini masih kebingungan.

Ada sejumlah lukisan yang sebenarnya tepat dipasang di dalam Sekretariat Pemerintah Kota. Namun beberapa instansi yang akan dipasangi lukisan itu menampik alias menolaknya.

Kepala Subdinas Kesiswaan Dinas P dan K Drs Retnadi mengakui ke-20 lukisan itu siap pasang. Teknis pemasangan akan dikoordinasikan dengan Bappeda dan Kantor Bagian Umum. Karena, lukisan itu dibuat secara realistis sesuai dengan situasi dan kondisi perkantoran, kantor pelayanan, serta objek bersejarah yang bertebaran di Kota Bahari.

Karena itu pemasangan lukisan perlu dikoordinasikan dengan Bagian Umum. Dia mengakui proyek itu mendapat reaksi dari kalangan seniman. Karena, ada pelukis mengadu hanya dibayar Rp 200.000.

Namun Retnadi menilai itu hanya berkait dengan masalah kemanusiaan. Artinya, masalah itu bisa diredakan jika pelaksana proyek menambah honor.

Menolak

Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Syarif Havawi SH, kemarin, menyatakan sudah berkoordinasi dengan Dinas P dan K. Dia pun sudah melihat lukisan itu. Namun beberapa instansi menolak dipasangi lukisan.

Syarif tak tahu persis penyebabnya. Namun berdasar pengamatan dia, ukuran lukisan realistis itu kurang sesuai dengan orisionalitas objek. Misalnya, dalam lukisan Pasar Pagi ada gambar papan reklame. Lukisan keaslian pendapa juga terganggu gara-gara muncul gambar pelaksana proyek.

''Semestinya dalam lukisan itu tak ada gambar orang. Siapa pun tak berhak digambar di situ, baik Pak Adi Winarso, Pak Rahardjo, maupun Andi Suriali. Karena ada gambar orang, sebaiknya lukisan itu dipasang di rumah orang tersebut,'' ujar dia.

Contoh lain, ujar dia, gambar Majid Agung mengecil seperti musala dan gambar jalan menuju ke sekretariat mengecil seperti gang.

Dia mengakui pelukis melukis gambar itu sesuai dengan objek dalam foto. Namun semestinya memperhatikan nilai seni. Karena itulah ke-20 lukisan tersebut kemungkinan tak dipasang di lingkungan Sekretariat Pemerintah Kota. Semua akan dipasang di Kantor Pusat Informasi Bisnis, yang baru saja dibangun.

Dia mengemukakan objek di lingkungan sekretariat yang dilukis antara lain Kantor Bappeda, ruang tunggu Sekda, dan rumah dinas Wali Kota.(aj-14g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA