
| Jumat, 16 Januari 2004 | Jawa Tengah - Kedu & DIY |
18 SLTP Ikuti Pengenalan Teknik IndustriKEBUMEN - Ada 300 siswa dari 18 SLTP se-Kebumen, kemarin, mengikuti pengenalan program teknik industri di SMK (STM) Nawa Bhakti Jalan Mangkusari. Kegiatan itu didukung sepenuhnya oleh Direktorat Dikmenjur. Kepala SMK Drs Sabarno menyatakan memiliki program studi jurusan mesin perkakas, listrik instalasi, dan mekanik otomotif. "Tahun ini kami membuka program teknik informatika dan komputer," kata dia, didampingi Ketua Yayasan IS Supriyono. Sabarno menuturkan program pengenalan teknik industri dilatarbelakangi penelitian sederhana terhadap murid yang masuk SMK. Ternyata umumnya anak SLTP masuk ke STM karena ikut-ikutan. Padahal, semestinya mereka memilih jurusan sesuai dengan nurani. Mengingat, SMK mendidik siswa yang berminat dan berbakat agar memudahkan penalaran menguasai ilmu. Apalagi SMK mengutamakan pendidikan teknik. Dia mengemukakan saat ini SMK Nawa Bhakti adalah satu-satunya STM swasta di Kebumen yang meraih standar nasional. Muridnya saat ini 884 orang. Predikat itu makin memacu pengelola sekolah untuk mempertahankan prestasi. Sekolah itu memperoleh bantuan dari Dikmenjur Rp 70 juta. Dana itu untuk pengadaan mesin pres dari Taiwan Rp 85 juta. Kekurangan Rp 15 juta dipenuhi sekolah."Tahun ini kami mendapat satu unit lagi," kata Sabarno. Acara pengenalan diikuti siswa SLTP dengan antusias. Mereka melihat dari dekat ruangan praktik jurusan mesin, listrik instalasi, dan mekanik otomotif. Wakil Kepala Dinas P dan K Drs Airmas menyambut positif langkah SMK itu. Pengenalan program studi itu merupakan langkah strategis untuk memberikan pengertian dini ke anak didik agar masuk sekolah kejuruan. (B3-85g) |