
| Jumat, 16 Januari 2004 | Jawa Tengah - Pantura |
Pemberdayaan Sektor PendidikanHABIB Ali Zaenal Arifin atau KH Habib Ali ZA tak asing lagi bagi warga Kota Tegal. Selain dikenal sebagai tokoh masyarakat, dia adalah Wakil Ketua MUI Kota Tegal. Keluwesannya bergaul dan keaktifan sebagai anggota DPRD yang membidangi kesejahteraan masyarakat (Ketua Komisi E) membuat dia diterima semua kalangan. Pria kelahiran Tegal 15 Agustus 1958 itu kini mencalonkan diri sebagai wakil wali kota periode 2004-2009. Keyakinan dia bertambah ketika mendapat amanat DPC PKB untuk maju ke bursa pencalonan berpasangan dengan calon wali kota Prijono SH. Ketika dimintai komentar soal motivasi maju dalam bursa pencalonan, tokoh low profile yang juga Sekretaris Dewan Syura PKB itu mengharapkan yang terpilih sebagai wali kota bisa menjadi anutan bagi masyarakat. ''Jika kami diberi amanat memimpin Kota Tegal, satu hal yang menjadi prioritas adalah sektor pendidikan, terutama agama,'' ujar dia. Suami Hj Zahro Ahmad yang dikaruniai dua anak, yakni Muhamad Bagir (16) dan Aminah (9), itu menilai pendidikan masyarakat Kota Tegal masih perlu ditingkatkan. ''Peningkatan sarana pendidikan perlu dioptimalkan. Sebab, berangkat dari sektor pendidikanlah Kota Tegal bisa lebih maju,'' ujar anggota Dewan Pendidikan Kota Tegal itu. Untuk meraih posisi sebagai wakil wali kota, Habib Ali berbekal pengalaman lima tahun lebih sebagai manajer di perusahaan Held & Francke Bauaq Area, Cement Plan Saudi Kuwait (sejenis kontraktor). ''Tekad kami, jika diberi amanat insya Allah bakal mengembangkan Kota Tegal dengan penerapan manajemen pembangunan yang terarah untuk kepentingan masyarakat luas,'' janji dia.(G12-14g) |