logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 16 Januari 2004 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Cemeti dan Wates Layak Jadi Relokasi

  • Soal Pemindahan 94 KK Sigandul

BATANG- Lahan untuk merelokasi 94 keluarga Dusun Sigandul, Desa Mojotengah, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, kemarin disurvei tim inti.

Ada tiga tempat di Desa Gerlang, Kecamatan Blado, yang akan digunakan sebagai permukiman baru. Yakni, Dusun Watulumbung, Cemeti, dan Wates.

Lokasi baru itu mempunyai kemiripan dengan Sigandul. Meski berada di lereng pegunungan, kondisi ketiga dusun itu tak separah lokasi lama.Perkampungan Sigandul berada di kemiringan bukit rawan longsor. Di sekitarnya berupa areal tanaman pertanian.

''Berdasar survei kami, ada dua dari tiga tempat di Desa Gerlang yang layak, yaitu Cemeti dan Wates. Karena, Dusun Watulumbung berada di daerah aliran Kali Lojahan yang setelah sampai di kota Batang menjadi Kali Sambong,'' kata Kepala Bappeda Soetadi SH MM, ketua tim inti, kemarin.

Hasil survei itu akan dijadikan pertimbangan bagi Bupati untuk memilih lokasi yang tepat. Iklim dan cuaca Gerlang dan Sigandul hampir sama. Demikian juga kultur tanahnya. Desa Gerlang berada di sebelah barat Sigandul, dibatasi puncak bukit yang masuk deretan Dataran Tinggi Dieng. Mata pencaharian penduduk hampir sama, yaitu petani.

Tanaman andalan adalah kentang dan sayuran lain. Dulu masyarakat di daerah itu menanami lahan dengan tembakau. Namun sejak tahun 1995 banyak yang beralih ke kentang. Akhirnya banyak lokasi yang semula hutan mereka jadikan areal pertanian.

Hal itu mengakibatkan daerah sekitar kawasan hutan Dataran Tinggi Dieng gundul. Tak ayal, bahaya longsor pun mengancam permukinan di sekitarnya.

413 Jiwa

Bahaya longsor menghantui warga Dusun Sigandul, Desa Mojotengah. Mereka 94 kepala keluarga yang meliputi 413 jiwa. Warga meminta direlokasi ke tempat lain yang aman. Hal itu ditindaklanjuti Bupati Bambang Bintoro SE. Dia berkunjung ke Sigandul dan berdialog dengan warga.

''Warga Sigandul yang terdiri atas Sigandul Kulon, Sigandul Tengah, dan Sigandul Timur sepakat minta dipindah. Kami tidak ingin empat korban meninggal karena tanah longsor terulang,'' ujar Kepala Dusun Sigandul, Samsudin.

Warga Desa Gerlang menyambut positif rencana pemindahan warga Sigandul ke desa mereka. ''Kami sudah menemui warga. Intinya mereka tak keberatan saudara kita dari Sigandul diboyong ke Gerlang,'' ujar Kepala Desa Gerlang, Amat.

Bupati mengharapkan warga Sigandul bersabar. Sebab, merelokasi membutuhkan waktu dan dana. Yang penting pemerintah sudah menyediakan lahan baru. Dia pun meminta warga selalu meningkatkan kewaspadaan.

Karena lokasi baru berada di lahan yang dikuasai Perhutani, Bupati akan mendekati Departemen Kehutanan.

''Merelokasi tidak seperti membalikkan telapak tangan. Kami minta warga Sigandul meningkatkan kewaspadaan. Apalagi sekarang memasuki musim hujan,'' ucap dia.

Anggota Komisi D DPRD Batang I Teguh Raharjo SIP menyambut positif langkah Bupati. Dia berharap relokasi tak membuat warga cemas. (ar-14g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA