| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 12 Januari 2004 |
Pembuatan KTP Sebulan Belum Jadi
SEMARANG - Wali Kota H Sukawi Sutarip telah mencanangkan bulan layanan publik. Namun hal itu ternyata belum bisa diikuti oleh seluruh jajarannya, terutama aparat yang langsung berhadapan dengan masyarakat. |
Sekarang Lebih Objektif
SALAH seorang anggota Panwas Pemilu Kota Semarang, Sugiyono SH, bisa jadi salah satu yang sudah tidak kaget lagi ketika mendapati kasus pelanggaran pemilu. Sebab pada Pemilu 1999 lalu, dia juga menjadi anggota Panwas, namun di Kecamatan Pegandon Kendal. |
|
|
Meresapi Kata Bijak lewat Kaligrafi Tiongkok
TULISAN kaligrafi huruf tiongkok menempel di beberapa dinding di sudut sebuah rumah di Jalan Petudungan, kawasan Pecinan Semarang. Beberapa orang Tionghoa tampak sibuk berdiskusi tentang jenis-jenis tulisan di dinding itu. |
Harry Potter V Tetap ''Diserbu''
Kehebatan JK Rowling, penulis novel Harry Potter memang patut diacungi jempol. Kekuatan sihir sang tokoh Harry Potter benar-benar membuat jutaan orang di dunia termasuk warga Kota Semarang terhipnotis. |
|
Kakak-Adik Tewas Terlindas Trailer
GENUK-Dua orang kakak-adik tewas terlindas truk di Jalan Raya Kaligawe Km 5, dekat RSI Sultan Agung, Minggu (11/1). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.30 itu diduga setelah korban terjatuh akibat kondisi jalan yang bergelombang. |
''Mundur Saja Bermasalah Ijazah''
SEMARANG - Ribut-ribut soal ijazah palsu yang digunakan dalam pencalonan anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2004 di PDI-P tampaknya mengusik juga partai politik lain. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akhirnya juga mengeluarkan sebuah peringatan bagi calegnya untuk tidak main-main dengan ijazah. |
|
|
Atribut Parpol Masih Bertebaran
SEMARANG-Meskipun pada 11 Januari merupakan dimulainya tindakan tegas pada peserta Pemilu 2004 di Semarang oleh Panwas Pemilu Kota, masih juga ditemukan atribut parpol bertebaran di sejumlah sudut kota. Sebagian parpol memasang bendera karena ada kegiatan dan sudah berizin, sementara yang lain oleh Panwas Pemilu belum ada izin. |
Ruilslag SMA 10 Akan Dibahas Pansus DPRD
SEMARANG-Anggota Komisi E Dra Hj Elfi Zuhroh Kasmawati mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi dan nasib SMA Negeri 10 dan SMP Negeri 20. Karena itu, masalah tersebut rencanannya bulan ini akan segera dipansuskan. |
|
|
''PAD'' Lebih Banyak Masuk Kantong Calo
JIKA melihat SPM yang disusun Dispenduk dan Capil mengenai segala urusan yang menyangkut kependudukan, sepintas memang enak dan melegakan warga. Bahkan, jika dilihat dari sisi biaya, barangkali warga akan terkejut setelah mengetahui ternyata tidak semahal yang dibayangkan. |
Rawa Kangkung Itu Pernah Dianggap Daerah Hitam
TIDAK ada yang tahu persis sejak kapan orang mulai bermukim di areal bekas rawa kangkung di sebelah utara Stasiun Tawang. Yang pasti, kawasan itu kini tumbuh menjadi permukiman yang berpenduduk padat dan dikenal dengan nama Kampung Kebonharjo. |
|
|
Segera Dilakukan Penyemprotan Massal
SEMARANG UTARA- Dinas Kesehatan Kota Semarang hingga kemarin belum memastikan jenis penyakit yang menyerang sejumlah warga Kampung Kebonharjo, Kelurahan Tanjungmas, Semarang Utara. Namun, Puskesmas Bandarharjo telah diberi instruksi untuk melakukan berbagai langkah darurat. |
Ispa Penyakit Utama
KAMPUNG Kebonharjo kini menjadi kawasan berpenduduk padat. Seolah tak ada sejengkal tanah pun di daerah bekas rawa itu yang tersisa. Semua lahan sudah dimanfaatkan untuk membangun rumah tinggal. Pemukiman yang tumbuh tanpa perencanaan itu menanggung beban berat pada masalah sanitasi. |
|
|
Perang Tren dalam In House Wedding Expo
SEMARANG- Putri-putri dengan gaun pengantin era Ratu Victoria itu melenggak-lenggok di Mahkota Wedding Gallery, Sabtu (10/1) lalu. Dalam acara bertajuk ''In House Wedding Expo'' itu, desainer Ave Sanjaya memang meluncurkan tren gaun pengantin 2004 yang didominasi warna-warna segar. |
KKN FH Untag Wajib Dirikan Posbakum
SEMARANG- Fakultas Hukum Untag Semarang mewajibkan mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) mendirikan pos bantuan hukum (posbakum). Hal itu bertujuan membantu meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa lokasi KKN. Program itu diharapkan dapat membantu mengaplikasikan ilmu yang didapat mahasiswa di kampus dalam meningkatkan kualitas sarjana hukum lulusan Untag. |
|
|
Pemuda Dilatih Perbaiki Ponsel
SEMARANG- DPD AMPI Jateng, selama seminggu menggelar pelatihan servis telepon seluler (ponsel) di kantor DPD Golkar Jateng Jl Kiai Saleh No 1 Semarang. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Sekretaris DPD Partai Golkar H Minardi, dihadiri Sekretaris AMPI Jateng Drs Eko Ariyanto dan sejumlah fungsionaris AMPI dan Golkar. |
Puluhan Ha Sawah dan Rumah Kebanjiran
KALIWUNGU - Sejumlah titik di sepanjang tanggul Sungai Waridin di wilayah Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal tergerus air. |
|
|
Hari Ini 200 Karyawan Texmaco Demo
KENDAL- Lebih kurang 200 karyawan PT Texmaco Perkasa Enginering (PT TPE) Kaliwungu Kendal, pagi ini (Senin, 11/1) akan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor perusahaan mereka. Aksi tersebut rencananya hanya diikuti para karyawan yang di rumahkan sementara atau di-lay off. |
Truk Tabrak Penjual Rambutan
UNGARAN - Nasib nahas menimpa Kasmat (50) Warga Gebyar Ijo RT 03 RW 02 Gunung Pati Semarang, Minggu (11/1). Saat sedang menyeberang di Jalan Gatot Subroto Ungaran (Depan Taman Unyil-Red), dia ditabrak truk diesel tanpa muatan yang dikendarai Sutarto, Warga Desa Kemulyan RT 01 RW 01 Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas. |
|
|
PDP Muhammadiyah Ancam Golput
KENDAL- Untuk menyikapi perkembangan politik menjelang pelaksanaan pemilu mendatang, Pimpinan Daerah Pemuda (PDP) Muhammadiyah Kendal menggagas kampanye bertajuk ''Jangan Memilih Politikus yang Tak Bermoral.'' Gagasan ini sudah menjadi kebijakan bagi organisasi yang mengklaim memiliki basis massa di wilayah tersebut. |
Kajari Didesak Tuntaskan Pengutipan Rp 425 Juta
UNGARAN-Kejaksaan Negeri Ambarawa didesak untuk menuntaskan dugaan kasus pengutipan uang Rp 425 juta oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Semarang. |
|
|
Mantap Didesak Ubah Susunan Caleg
GROBOGAN- Massa dari fungsionaris pengurus anak cabang (PAC) PKB di Kabupaten Grobogan mendesak Tim Majelis Penetapan (Mantap) yang bertugas menyusun caleg untuk segera mengubah susunan nomor urut jadi. Sebab, nomor urut itu lebih banyak didominasi kroni Ketua DPC HM Mahfudz Amrullah. |
||