| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 12 Januari 2004 |
| Pantura Ketua DPRD Nilai Pemkab Manipulasi Laporan
BREBES- Pembahasan RAPBD 2004 pada Sabtu lalu yang molor makin terlihat pada rapat pembahasan anggaran oleh panitia anggaran dengan eksekutif. |
Pantura ''Setop Pesangon Anggota Dewan'' PROSES pembahasan anggaran (RAPBD) 2004 mendapat perhatian serius dari kalangan Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Brebes dan Pengembangan Pondok Pesantren dan Masyarakat (P3M). |
|
| Pantura Pemkot Tindak Tegas Rekanan Nakal JANGAN main-main menggarap proyek di Kota Tegal. Kalau setengah hati, bisa kena semprit. Itu sudah dibuktikan oleh Pemkot. Misalnya, dari 56 paket pekerjaan pada 2003, ada satu PT besar asal Semarang dikenai denda Rp 19 juta lebih. |
Pantura Asrori PTUN-kan KPUD BATANG-HA Asrori Has MBA setelah gagal memprotes keputusan KPUD agar menyerahkan berkas formulir calon legistlatif ke DPC PPP yang dia pimpin, akhirnya menempuh jalur hukum. Upaya mem-PTUN-kan itu ditempuh untuk memperoleh haknya dalam pemilu. |
|
| Pantura Depan Masjid Agung Bumiayu Berubah Jadi ''Terminal Bus'' SEPULUH tahun sudah usia terminal bus Bumiayu. Namun, terminal yang berlokasi di Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, sekitar 3 km selatan kota Bumiayu itu sejak dibangun pada 1993 hingga sekarang terasa kurang bermanfaat. |
Pantura Diteror Caleg, Anggota KPUD ''Menginap'' di RSUD BATANG-Aksi teror terhadap anggota KPUD Batang dialami Ny Sartini yang duduk di Devisi Logistik dan Penataan Organisasi. Pelaku diduga calon legislatif yang dalam syarat pengajuan administrasi menggunakan ijazah palsu. |
|
| Pantura Kasus Pembunuhan Guru SLTP 10 Tersangka Diperiksa di Polda PEKALONGAN-Kasus tewasnya Sugiyatno, guru SLTP 10 Pekalongan, terus dikembangkan. Polda kini mem-back up Polres Pekalongan untuk memeriksa tersangka Mansyur (36), warga Landungsari, Pekalongan Timur, Kota Pekalongan secara psikologis. |
Pantura Keributan di Warung Remang-remang Seorang Tewas, Satu Luka-luka PEMALANG-Seorang oknum TNI dari sebuah kesatuan di Bandung, Hadi Sasmito (28), dan rekannya warga sipil biasa, Tri Handoko (28), diamankan di Mapolres Pemalang, kemarin. |
|
| Pantura Rp 13,7 M untuk Bangun Pasar Pagi
TEGAL- Pasar Pagi yang berlokasi di jantung Kota Tegal dalam tahun anggaran (TA) 2004 akan segera dibangun. Tahapan perencanaan bangunan fisik atau detail engineering design (DED) telah selesai dibahas kemarin. |
Pantura Kajen Siap Jadi Pusat Pengobatan Narkoba MESKI mempunyai banyak modal untuk membangun, percuma saja jika tidak dimanfaatkan secara optimal. Begitu juga untuk mengembangkan Kajen sebagai ibu kota baru, harus dibarengi dengan terobosan-terobosan cerdas. |
|
| Pantura Hari Ini Empat Pasang Calon Wali Kota Ditetapkan TEGAL- Panitia Pemilihan Bupati dan fraksi-fraksi DPRD Kota Tegal, akhirnya menetapkan empat pasang calon wali kota. Keempat pasang calon tersebut, menurut rencana akan ditetapkan melalui rapat paripurna yang akan diselenggarakan Senin ini. |
Pantura KPU Curigai Keabsahan Ijazah Enam Caleg SLAWI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal kini mulai menemukan sejumlah kejanggalan berkas caleg yang dikirimkan. Dari pemeriksaan sementara diketahui ada enam caleg yang dicurigai keabsahan ijazahnya. |
|
| Pantura "Manfaatkan Masa Uji Publik Bupati Terpilih"
SLAWI- Ketua PanlihBupati tegal HM Rifai SIP mengharapkan kesadaran segenap lapisan masyarakat untuk memanfaatkan masa uji publik terhadap bupati dan wakil bupati terpilih. |
Pantura ''Pembangkangan'' FKB Berbuah Kemenangan ADA hal menarik dalam pelaksanaan Pilbup Kabupaten Tegal, Sabtu (10/1) lalu. Yakni tidak adanya dukungan suara dari 12 anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) kepada pasangan Ir Mustofa (bupati) dan Drs Slamet HS (wabup) yang dicalonkan fraksi terbesar kedua setelah FPDI-P itu. |
|
| Pantura PDI-P Yakin Menang Lagi di Pekalongan PEKALONGAN- DPC PDI-P Kota Pekalongan yakin akan memenangi Pemilu 2004 di Kota Pekalongan. Keyakinan itu didasari dengan perhitungan partai tersebut diperkirakan akan memperoleh 10 kursi DPRD seperti yang ditargetkan DPC. |
Muria Panwas Laporkan PKS ke Polisi PATI- Panwas Pemilu Pati mengadukan DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ke polisi. Pasalnya, partai itu dinilai melakukan kampanye sebelum waktunya, ketika berlangsung pengobatan gratis kepada masayarakat di Balai Desa Trangkil, Kecamatan Trangkil, Minggu (4/1) lalu. |
|
| Muria Dikeluhkan, Pengambilan Pasir di Bengawan Solo Gunakan Mesin CEPU- Sejumlah mesin penyedot pasir yang belakangan ini beroperasi di Bengawan Solo di Cepu, mulai dipertanyakan warga dan kalangan pemerintah. Pasalnya, selain menimbulkan polusi juga dikhawatirkan akan merusak lingkungan dan mengancam kelestarian penambang pasir tradisional. |
Muria 1.733 Ha Padi Puso akibat Banjir
KUDUS- Tanaman padi seluas 1.733 ha yang tersebar di lima kecamatan di Kudus mengalami puso, akibat bencana banjir yang terjadi dari Desember hingga awal Januari ini. |
|
| Muria "Saya Tak Terikat Parpol" REMBANG -Bupati H Hendarsono menanggapi dengan enteng pemberitaan di media massa menyangkut tuduhan Ketua Panwas Pemilu Jateng yang ditujukan kepada para bupati/wali kota. "Saya tidak punya beban apa-apa. Saya bupati bukan dari kader partai, melainkan dicalonkan oleh partai," katanya. |
Muria DPC PKB Diminta Perhatikan Arus Bawah JEPARA-PAC PKB dari beberapa kecamatan yang tergabung dalam Forum Peduli Partai (Forpep), kemarin siang menemui pengurus DPC partai itu di Jl MT Haryono, untuk meminta pertanggungjawaban Tim Majelis Penetapan (Mantap) dalam menyusun caleg. |
|
| Muria Tak Satu pun Partai Penuhi Kuota Perempuan PATI- Tak satu pun di antara 22 dari 24 partai politik di Pati memenuhi 30% kuota perempuan dalam daftar calegnya. Karena itu, partai-partai itu diminta memperbaiki daftar caleg. Salah seorang anggota KPU, Drs Pramudya Budi L, mengemukakan, waktu yang disediakan untuk perbaikan itu 14 hari, 6-19 Januari. |
Muria Banyak yang Mencari Berkah di Makam Nyai Ageng Maloko REMBANG merupakan salah satu kabupaten di kawasan pesisir utara Jawa, yang memiliki banyak warisan budaya nenek moyang dan peninggalan bersejarah. Misalnya makam Sunan Bonang yang ada di Desa Bonang, Lasem, atau makam RA Kartini yang ada di Desa Bulu, Kecamatan Bulu. |
|
| Kedu & DIY Nelayan Desak Tripot Disingkirkan
KEBUMEN-Para nelayan di Pantai Pasir Kecamatan Ayah, Kebumen mendesak Pemerintah menyingkirkan tripot yang berserakan di pantai. Beton untuk penahan gelombang tersebut membahayakan nelayan saat mendarat. |
Kedu & DIY ''Semoga Pangdam Tahu Kasus Penipuan Ini''
PURWOREJO- Sindikat penipuan pencari kerja yang melibatkan seorang oknum anggota TNI di Purworejo, mampu meyakinkan korbannya. Terbukti puluhan korban rela merogoh kocek sampai jutaan rupiah. |
|
| Kedu & DIY Doa dan Puisi untuk Hargai DPRD BOROBUDUR-Tiga elemen masyarakat yakni Majelis Silaturrahmi Alumni dan Santri Magelang, Komite Satu Merah Putih serta Jaringan Muda Nahdlatul Ulama, mengadakan aksi pembacaan doa dan puisi untuk menghargai kinerja legislatif. |
Kedu & DIY ''Sering Bolos = Rp 98 JutaHaram'' YOGYAKARTA- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Mahasiswa Kota (JMK), Sabtu (10/1) lalu menggelar aksi unjuk rasa di halaman Dewan Kota. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi tersebut menggelar aksi sebagai wujud penolakan dana purnatugas (DPT) DPRD Kota Yogyakarta Rp 98 juta per orang. |
|
| Kedu & DIY Gerakan Antipolitikus Preman dan Preman Politik PURWOREJO- Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Purworejo H Imam Abu Yusuf SH menginginkan, tidak hanya perlu dilakukan gerakan antipolitikus busuk, tetapi juga perlu diberantas politikus preman dan preman politik. |
Kedu & DIY Soal Atribut Partai Panwas Minta Wali Kota Tegas YOGYAKARTA-Pencanangan sosialiasi atribut partai politik sudah dilakukan Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto dan dihadiri pimpinan parpol. Meski demikian, ternyata masih ada parpol yang melanggar kesepakatan. |
|
| Kedu & DIY PDAM Jangkau 82 Kelurahan WONOSOBO- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wonosobo meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. Saat ini, telah dibuka informasi layanan secara on line. Pelayanan melalui telepon (0286) 290456 merupakan kerja sama antara PT Telkom Unit KSO IV Semarang dan PDAM Wonosobo. |
Kedu & DIY Gauli Anak Sendiri Dihajar Warga TEMANGGUNG- Tindakan Jumadi (44) adalah contoh yang tak perlu ditiru. Lelaki warga Desa Banaran Kecamatan Bansari, Temanggung itu tega menggauli anaknya hingga hamil dua kali. Warga yang emosional lalu menghajarnya dan menyerahkan lelaki itu kepada polisi pada akhir pekan lalu. |
|
| Banyumas PDI-P Banyumas Disemprit Panwas
PURWOKERTO- Hari Ulang Tahun Ke-31 PDI-P di Purwokerto, Sabtu (10/1) lalu menuai sempritan (teguran) dari Panwas Pemilu Banyumas. Itu terjadi karena partai berlambang banteng dalam lingkaran itu memasang 18.000 bendera partai bernomor 18. |
Banyumas KPU Digugat Calon Anggota DPD yang Gagal PURBALINGGA - KPU Purbalingga digugat oleh Soemantri SH melalui PTUN di Semarang. Penggugat adalah satu-satunya calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jawa Tengah dari Purbalingga yang dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai peserta pemilu perseorangan atau untuk menjadi calon anggota DPD oleh KPU. |
|
| Banyumas Bupati: Proyek PLTU Jalan Terus CILACAP - Pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap jalan terus karena semua proses sudah sesuai dengan prosedur, termasuk studi amdalnya kini sudah berjalan. Bahkan, sejak pemindahan lokasi proyek dari tanah Pertamina UP IV di Lomanis, tim amdal ITB sudah turun lapangan hingga sekarang. |
Banyumas Dianiaya Majikan, Mata Tak Bisa Melihat Jelas BANJARNEGARA- Sunaryah (23) hanya bisa meratapi nasibnya. Kedua mata warga Desa Sirkandi, Kecamatan Purworejo-Klampok itu, kini tak bisa melihat dengan jelas karena dianiaya bekas majikannya. |
|
| Banyumas Peserta KB Aktif di Cilacap Tengah 70,90 % CILACAP- Jumlah pasangan usia subur (PUS) di Kecamatan Cilacap Tengah 15.419 pasang. Namun, yang menjadi peserta program Keluarga Berencana (KB) aktif baru 10.932 pasang. Berarti, peserta KB aktif wilayah itu baru 70,90%. |
Banyumas Banyak KUA Tak Punya Kantor PURBALINGGA - Ternyata masih banyak Kantor Urusan Agama (KUA) di Purbalingga yang belum memiliki kantor sendiri. Status kantor yang ditempati sekarang sebagian ada yang ''numpang'' di tanah desa, dipinjami kantor, bahkan ada yang mengontrak atau menyewa rumah. |
|
| Banyumas ''Saya Tak Pernah Menyangka Punya Motor''
CILACAP - ''Saya tak pernah menyangka punya motor. Hadiah ini berkah yang tidak akan pernah saya lupakan,'' demikian kata Suroso (41) satu dari tujuh pemenang sepeda motor Yamaha Jupiter dalam gebyar undian berhadiah Setia Membaca Suara Merdeka (SMS |
Banyumas 57 Warga Pangebatan Keracunan Makanan
PURWOKERTO- Sebanyak 57 warga Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, pada Sabtu dan Minggu (10-11/1) mengalami keracunan seusai menyantap makanan dari sebuah hajatan sunatan warga setempat. |
|
| Banyumas ''Din Awakku Rasane Lemes Kaya bar Digebuki'' KATA-KATA tersebut yang terakhir terucap dari Narsiti (40), korban tewas akibat keracunan makanan di Desa Pengebatan, Kecamatan Karanglewas, kepada Suridin (55), suami korban sebelum mengembuskan napas terakhir di RSMS Purwokerto. |
Banyumas Parpol Didesak Penuhi Kuota 30% Perempuan PURWOKERTO- Diskriminasi perempuan dalam kancah politik terus berlangsung, tampak dalam penyusunan daftar caleg partai yang tidak memenuhi kuota 30% untuk perempuan. Hal tersebut mendapat sorotan tajam dari Aliansi Peduli Perempuan Banyumas (Appermas). |
|
| Banyumas Pembentukan Paguyuban Kades Digagalkan
BANYUMAS- Rencana pembentukan paguyuban kades se-Kabupaten Banyumas di rumah makan Logawa, Kecamatan Karanglewas, Sabtu (10/1) lalu digagalkan oleh Bakesbangtiblinmas. |
Banyumas Jangan Ada Monopoli dalam Pengadaan Taksi PURWOKERTO-Jangan sampai ada monopoli dalam pengadaan taksi Purwokerto. Karena itu, tidak boleh ada upaya untuk mengarahkan para pengusaha taksi agar membeli ke salah satu dealer atau merek mobil tertentu. Demikian dikatakan Ketua Komisi C DPRD Banyumas, Drs Muke M Saleh, |
|
| Banyumas Penyandang Cacat Ancam Tidak Gunakan Hak Pilih PURWOKERTO - Para penyandang cacat di Kabupaten Banyumas mengancam tak akan menggunakan hak pilih mereka pada pemilu 2004. Mereka merasa Pemkab dan KPU tidak mempedulikan para penyandang cacat dalam pelaksanaan pemilu mendatang. |
||