
| Senin, 12 Januari 2004 | Sala |
DPRD-Eksekutif Kembali Bahas RAPBD 2004
KARANGANYAR-DPRD dan eksekutif, menurut rencana pada hari ini akan mengadakan rapat untuk membahas draf rencana anggaran pendapatan dan belanja (RAPBD) 2004. Rapat serupa juga pernah diagendakan pada Selasa pekan lalu. Namun, rapat tersebut batal karena seluruh anggota FPDI-P memboikot kendati saat itu hadir di Gedung DPRD. Ketua DPRD Sumarso Dhiyono mengungkapkan, untuk membahas draf RAPBD 2004 besok (hari ini-Red), pimpinan DPRD dan pemimpin fraksi akan mengadakan pertemuan dengan eksekutif, terutama dari panitia anggaran. Pertemuan tersebut sebagai ganti rapat DPRD dan eksekutif yang batal digelar pada 6 Januari lalu. Ketua Tidak Boikot "Diharapkan, pimpinan DPRD dan pemimpin fraksi, terutama FPDI-P tidak lagi memboikot," kata dia ketika dihubungi Suara Merdeka melalui telepon selulernya, kemarin. Apakah hingga kini DPRD terutama FPDI-P masih memboikot Bupati? "Saya tidak tahu. Yang jelas, saya selaku Ketua DPRD yang juga berasal dari PDI-P tidak memboikot. Buktinya saya bersedia salaman dan mengikuti kegiatan Bupati beberapa waktu lalu. Sampai hari ini saya tidak ada masalah dengan Bupati," tambahnya. Sementara itu, Bupati berharap DPRD segera merampungkan pembahasan RAPBD 2004. Sebab, di beberapa daerah lain, APBD 2004 sudah ditetapkan. Di Karanganyar, pembahasan pun belum dimulai. "Jika penetapan APBD 2004 tidak kunjung dilakukan, masyarakatlah yang rugi. Sebab, pembangunan tidak akan berjalan sesuai dengan rencana," kata dia. Dia menyebutkan, DPRD dan eksekutif tidak perlu memperpanjang masalah sebelumnya, terutama yang berkaitan dengan pemilihan bupati. Sebab, masalah tersebut sudah selesai. "Jika ingin membangun Karanganyar ke depan lebih baik lagi, DPRD dan eksekutif harus bahu-membahu." (G8-34e) |