logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Januari 2004 Sala  
Line

Calo Mulai Mencari Sasaran CPNS

  • Pungut Uang Muka Rp 5 - 10 Juta

SUKOHARJO- Sejumlah calo dikabarkan berkeliaran mencari mangsa menjelang pendaftaran CPNS Pemkab Sukoharjo. Mereka mengaku dapat menghubungkan pelamar dengan pejabat agar dapat lolos tes dengan imbalan puluhan juta.

Menurut seorang pejabat, dirinya ditemui seorang warga yang menanyakan proses penerimaan. Bahkan, warga tersebut telah didatangi seorang oknum yang mengaku dapat mencarikan "hubungan" sehingga dia dapat diterima. Sebagai imbalan, peserta tes diwajibkan membayar uang muka Rp 5 juta-Rp 10 juta. Sisanya, Rp 60 juta dibayar setelah penerimaan SK.

"Memang saya pernah ditemui warga terkait dengan hal itu. Saya tegaskan, kami tidak tahu-menahu tentang proses rekrutmen," ujar pejabat yang enggan disebut namanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs Sugiyanto MM didampingi Kakan Humas Informasi dan Komunikasi (HIK) Sudjoko SSos membenarkan adanya rencana penerimaan CPNS. Dijelaskannya, Pemkab telah mengirimkan surat pengajuan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Dalam surat bertanggal 17 September 2003 itu Pemkab meminta kuota 240 orang.

"Kalau rencana penerimaan jelas ada. Namun kapan pastinya kami belum tahu," ujarnya.

Menurut pengajuan, pendaftaran akan dilakukan Februari mendatang. "Tetapi, soal kepastiannya kita belum tahu. Surat pengajuan masih diproses Kantor Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Dirjen Anggaran Depkeu. Tentu saja masih dihitung pula dengan kemampuan pusat menyediakan gaji untuk PNS baru yang akan diterima."

Cukup

Ditanya apakah kuota pengajuan sebanyak 240 tersebut sudah cukup, Sudjoko mengaku, sudah diperhitungkan sejak awal. Hal itu didasarkan pada banyaknya PNS yang memasuki usia pensiun yang jumlahnya mencapai 400 orang. Sebagian besar pensiunan itu tenaga kesehatan dan edukatif, sehingga harus diisi.

"Kalau tidak segera diisi dikhawatirkan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Namun, berdasarkan masukan dari Komisi A DPRD, kami juga membuka lowongan untuk bagian umum."

Di sisi lain, dia mengimbau warga agar tetap tenang sembari menunggu pengumuman lebih lanjut. Warga jangan terpengaruh omongan manis oknum yang mengaku menjamin lulus dengan imbalan uang.

Warga yang berminat mendaftar diminta tidak terburu- buru mencari persyaratan seperti surat keterangan kelakuan baik dari kepolisian dan kartu kuning dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

"Kalau sekadar legalisasi ijazah boleh-boleh saja. Yang jelas, penerimaan dijamin bersih dari KKN," tegasnya.(G10-42i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA