logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Januari 2004 Sala  
Line

Pergeseran Libur Sekolah Dinilai Kurang Efektif

KOTA- Pergeseran libur sekolah untuk disatukan dengan hari libur yang lain, dipandang Dewan Pendidikan Kota Solo (DPKS) kurang efektif. Sebab, pergeseran tersebut disinyalir dapat menghilangkan jam mata pelajaran tertentu.

Ketua DPKS H Ichwan Dardiri mengatakan, selama ini ada kecenderungan menggeser hari libur sekolah dengan tujuan agar didapatkan hari libur yang lebih panjang. Misalnya, kalau ada hari libur yang menurut kalender nasional seharusnya jatuh pada Jumat, dialihkan pada Sabtu, atau jika libur jatuh pada Selasa dialihkan pada Senin. Tujuannya agar hari libur itu bisa berurutan dengan Minggu.

"Menurut hemat kami pergeseran seperti itu kurang efektif. Sebab, akan menyebabkan hari-hari tertentu seperti Sabtu dan Senin sering libur. Karena sering libur, mata pelajaran khususnya pada hari-hari tersebut jam pelajarannya jadi berkurang," paparnya kepada para wartawan di sela-sela menyampaikan press release tentang rencana sosialisasi DKPS baru-baru ini.

Padahal, lanjut dia, jika jam pelajaran berkurang muridlah yang akan menanggung kerugian. Sebab murid tidak mendapatkan pelajaran sebagaimana mestinya. Sebab jumlah pertemuannya dengan guru tidak optimal.

"Itulah alasan kami mengapa menganggap pergeseran itu kurang efektif," jelasnya.

Kecemburuan

Di sisi lain, pergeseran itu juga dapat menimbulkan kecemburuan di antara para guru. Sebab akan ada beberapa guru terutama yang bertugas pada hari Sabtu dan Senin sering bebas tugas mengajar.

"Kenyataan seperti itu bisa saja memicu kecemburuan di antara para guru," tutur dia.

Dengan alasan itu, DPKS mengharapkan Depdiknas Provinsi Jawa Tengah lebih mempertimbangkan lagi ketika menyusun hari libur sekolah dalam kalender akademik. Paling tidak untuk tahun ajaran 2003-2004, Depdiknas dimohon tidak mengubah lagi hari libur nasional.

"Kami berharap, tidak ada lagi perubahan atau penggeseran hari libur nasional. Sebab itu hanya akan merugikan siswa dan memicu kecemburuan para guru," tandasnya.

Sementara itu, kepada pihak sekolah DKPS mengharapkan libur sekolah tetap menyesuaikan dengan hari libur yang ada di kalender. "Kalau semisal tetap ingin menggeser, silahkan. Namun hendaknya dibicarakan terlebih dulu dengan pihak komite sekolah masing-masing." (G19-80i)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA