logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Januari 2004 Olahraga  
Line

Soal Caleg Sibukkan Pengurus Harian PSSI

JAKARTA-Sejumlah pengurus PSSI dicalonkan menjadi anggota legislatif. Ketua Umum PSSI Nurdin Halid misalnya, menjadi caleg Partai Golkar untuk daerah pemilihan Sulawesi Selatan.

Yang juga terdaftar sebagai caleg adalah Ketua Bidang SDM Idrus Marham, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Ibnu Munzir, Ketua Bidang Usaha dan Dana Agusman Effendi, Wakil Sekjen Kaharuddin Syah, Bendahara Hamka Yamdoe, Ketua Komisi Fair Play Nurlif, Wakil Ketua Komisi Fair Play Haryanto Taslam, serta Ketua Komisi Disiplin Togar Manahan Nero Simanjuntak.

Tidak mengherankan bila banyak personel pengurus harian PSSI yang saat ini didera kesibukan mempersiapkan diri sebagai calon anggota legislatif dari sejumlah partai politik peserta Pemilihan Umum 2004. Ini tidak mengherankan, karena kebanyakan dari mereka adalah politisi atau aktivis parpol. Bahkan sudah ada yang menjadi anggota DPR sejak periode sebelumnya.

Agusman Effendi, mantan ketua umum DPP Real Estate Indonesia (REI), sekarang adalah wakil ketua komisi VIII DPR. Dia kembali dijadikan caleg oleh Partai Golkar untuk daerah pemilihan Jabar.

''Jualan sepak bola itu jauh lebih sulit dibanding jualan rumah. Kalau jualan rumah, hanya dengan bekal iklan di koran dan majalah-majalah saja, kita sudah dapat duit banyak. Padahal rumahnya belum jadi. Jualan sepak bola, kalau bukan karena teman atau relasi baik, mungkin susah dapat sponsor,'' ucap Agusman beberapa waktu lalu.

Urutan Teratas

Kaharuddin Syah, yang aktivis Pemuda Pancasila dan kini anggota Lembaga Sensor Film (LSF), jadi caleg Partai Golkar untuk daerah pemilihan Langsa, tempat kelahirannya di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Togar Manahan Nero Simanjuntak yang duduk sebagai ketua komdis PSSI dan kini namanya kembali menjadi sorotan pemberitaan, menjadi caleg dari Partai Patriot Pancasila pimpinan Yapto Soeryosoemarno. Nama Togar ada di urutan teratas daftar caleg Partai PP untuk daerah pemilihan DKI Jakarta.

''Meski nama saya ada di nomor urut satu untuk DKI Jakarta, saya tentu berharap pada dukungan teman-teman wartawan,'' seloroh Togar, kemarin.

Di sela-sela kesibukannya sebagai caleg itu, Togar masih terus meneliti rekaman dari peristiwa tawuran antarpemain yang terjadi seusai pertandingan Persija Pusat dengan Persita Tangerang, Minggu (4/1) lalu di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan.

Mengenai sanksi terhadap empat pemain (Jorge Toledo, Achmad Kurniawan, Ismed Sofyan dan Syamsidar), Togar mengisyaratkan kemungkinan masih adanya beberapa pemain dari kedua tim yang akan dikenai sanksi lagi.

Togar berharap, posisinya sebagai ''penghukum'' para pemain tidak menurunkan popularitasnya di kalangan pecinta sepak bola Jakarta. (wgm-22)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA