
| Senin, 12 Januari 2004 | Semarang & Sekitarnya |
Mantap Didesak Ubah Susunan CalegGROBOGAN- Massa dari fungsionaris pengurus anak cabang (PAC) PKB di Kabupaten Grobogan mendesak Tim Majelis Penetapan (Mantap) yang bertugas menyusun caleg untuk segera mengubah susunan nomor urut jadi. Sebab, nomor urut itu lebih banyak didominasi kroni Ketua DPC HM Mahfudz Amrullah. ''Apa pun alasannya, penyusunan caleg itu cacat demi hukum. Sebab, tidak berdasar ketentuan DPP dan DPW dalam perekrutan caleg, yaitu tidak melalui uji kelayakan kepatutan dan uji publik. Padahal, menurut Sekretaris DPW PKB Jateng Drs H M Muzamil, uji tersebut harus dilakukan,'' jelas Purnomo, fungsionaris PAC PKB Grobogan, kemarin. Didampingi simpatisannya, Saripin, dia mengemukakan, massa PAC yang menandatangani surat mosi tak percaya atas kepemimpinan ketua DPC itu menghendaki semua susunan caleg diubah. Sebab, PAC merasa dikecewakan lantaran orang-orangnya lebih banyak menduduki nomor sepatu. Padahal, yang mempunyai massa untuk memenangi Pemilu 2004 adalah PAC. Dia dan pendukungnya berencana berdemo besar-besaran ke DPC, KPU, dan Panwas bila susunan caleg itu tetap didaftarkan ke KPU sebagai daftar caleg tetap (DCT) pada 19 Januari nanti. Sebab, mereka yang didudukkan Tim Mantap pada nomor urut jadi, umumnya tidak disukai oleh PAC. ''Daripada suaranya gembos, lebih baik susunan caleg itu diubah mulai sekarang,'' tandasnya. Percuma Dia dan massa PAC yang mengadakan mosi tak percaya itu mendesak Tim Mantap mengubah susunan caleg tersebut sebelum 15 Januari. Sebab, bila setelah tanggal itu dianggap percuma lantaran PAC yang menggantikan tidak dapat melengkapi syarat-syarat yang harus dipenuhi lantaran waktunya pendek. Sebelumnya, massa fungsionaris PAC PKB itu menyampaikan surat berisikan mosi tak percaya atas kepemimpinan Ketua DPC PKB Grobogan HM Mahfudz Amrullah kepada Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jateng KH Abdurrahman Chudlori di rumahnya di Magelang. Ketua DPC partai itu dimosi tak percaya karena dalam penyusunan caleg tidak berdasarkan pada aturan yang ditetapkan DPP dan DPW, yaitu tidak mengadakan uji kelayakan kepatutan dan uji publik. Massa PAC itu menyampaikan mosinya melalui tanda tangan ketua tanfidz dan sekretaris. Mereka itu dari PAC antara lain Ngaringan, Wirosari, Kradenan, Toroh, Grobogan, Godong, Kedungjati, Gubug, Tanggungharjo, Gabus, dan Geyer. Adapun PAC Tegowanu berencana menyusul. Mereka menuntut DPW segera mengganti Ketua DPC PKB itu. Ketua DPC PKB Grobogan HM Mahfudz Amrullah yang dihubungi wartawan di rumah dan tokonya di Jalan A Yani Purwodadi untuk dimintai konfirmasi belum dapat ditemui. Beberapa orang dekatnya mengungkapkan, Ketua DPC ke Jakarta menghadap Ketua Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ketua Dewan Syuro PKB Grobogan KH Munif Zuhri yang juga Tim Mantap mengatakan, desakan PAC itu diupayakan perlu segera dicarikan jalan keluarnya dengan Tim Mantap yang lain. Bahkan, hari ini dia akan berusaha menghubungi Ketua DPC untuk diajak membahas desakan massa PAC tersebut. ''Saya pribadi tidak ada masalah. Sebab, saya tak punya target ke caleg. Namun yang penting, massa PAC tidak perlu emosional sebab hal itu akan merugikan PKB ke depan,'' ujarnya.(A23-83j) |