
| Selasa, 6 Januari 2004 | Sala |
PAC Ngrampal Geruduk DPC PDI-PSRAGEN-Markas DPC PDI-P yang biasanya lengang, Sabtu lalu (3/1) tampak sibuk karena digeruduk massa kader PAC Ngrampal. Massa partai kecewa lantaran Ketua PAC Ngrampal Agus Prawoto dalam nomor urut pengajuan caleg, posisinya tidak memberikan harapan mengantarkan kembali menjadi anggota DPRD. Pasalnya, dia dikalahkan Ketua Ranting PDI-P Desa Bener. ''Wong ketua PAC kok urutan calegnya di bawah ketua ranting,'' keluh Agus Prawoto. Massa yang menggeruduk kantor diterima empat orang satgas yang berjaga. Ketua PAC Ngrampal Agus Prawoto membawa sepucuk surat dan berniat menemui Ketua DPC Agus Wardoyo. ''Saya ingin minta klarifikasi soal penyusunan caleg, namun dia (Agus Wardoyo-Red) tidak pernah ada di kantor,'' tutur Agus Prawoto, kemarin. Wakil Ketua DPC Joko Kristanto SPd mengatakan, sebenarnya unsur pimpinan mudah dihubungi. ''Saya baru kemarin bisa berbincang-bincang,'' tuturnya. Sejumlah wartawan yang berniat meminta konfirmasi seputar kemelut penyusunan caleg ke Agus Wardoyo mengalami kesulitan. Sebab, sejak daftar caleg diserahkan, baik Agus Wardoyo maupun Sekretaris Ir Herry Sanyoto sulit ditemui dan hp-nya dimatikan. Agus Prawoto menilai, penyusunan daftar caleg tidak transparan dan kurang fair. ''Sebenarnya saya ingin minta penjelasan cara menyusun caleg,'' katanya. Kekecewaan massa partai tidak bisa dibendung, sehingga mereka menggeruduk ke Markas PDI-P. Setelah menunggu cukup lama di kantor itu, mereka pulang dan berjanji akan datang lagi. Sebelumnya massa PAC Sidoharjo dan Masaran yang kecewa terhadap hasil penyusunan caleg, menggeruduk rumah Agus Wardoyo di Jl Raya Sukowati, Kampung Beloran. Saat lebih kurang 50 orang berkerumun, istri Agus Wardoyo diungsikan.(nin-42s) |