logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Sala  
Line

Kecewa, Kader Imbau Tidak Memilih PAN

SRAGEN- Kekecewaan kader partai yang gagal masuk daftar caleg menjadi bumerang bagi DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sragen.

Para kader tidak saja kecewa dan melayangkan protes keras, tapi ada juga yang sengaja membuat stiker untuk menentang pucuk pimpinan DPD PAN Budi Santosa BA. Stiker berukuran kecil itu dibagikan dalam pengajian di Desa Majenang dan Desa Bendo, Kecamatan Sukodono.

Wakil Ketua DPD PAN Agus Suyanto membenarkan adanya ratusan stiker yang beredar di lingkungan kader PAN. Stiker itu intinya berisi imbauan agar kader tidak mencoblos PAN, namun tetap optimistis mendukung Amien Rais sebagai presiden.

''Stiker itu sudah beredar dan saya memiliki buktinya,'' tuturnya. Sejumlah wartawan juga sudah melihat stiker penggembosan DPD PAN itu. Stiker itu bertuliskan, ''Saya mohon bapak/ibu pada Pemilihan DPRD II tidak memilih PAN - Amien Rais Tetap Presiden''.

Kemunculan stiker itu diduga akibat kekecewaan massa partai dalam penyusunan caleg yang sudah diserahkan ke Sekretariat KPU.

Agus Suyanto menjelaskan, sejumlah warga Muhammadiyah asal Kecamatan Sukodono dan Kecamatan Mondokan sepakat untuk tidak lagi mendukung PAN dalam Pemilu 2004. ''Mereka akan menyerahkan hak suaranya ke partai apa, kami belum tahu pasti,'' ujar Agus.

Dilaporkan

Agus mengatakan, kekecewaan massa PAN dipicu pula oleh sikap kepemimpinan Budi Santosa BA yang dikenal otoriter dan tertutup dalam mengelola keuangan partai.

''Persoalan PAN Sragen sudah disampaikan Pak Amin Rais (Ketua DPP PAN) saat berkunjung ke Desa Karangpelem, Kecamatan Kedawung, baru-baru ini,'' tutur Agus Suyanto, kemarin.

Budi Santosa BA melalui kadernya mengungkapkan, apa yang dilakukan sebagian massa PAN yang kecewa adalah bentuk manuver saja. Dia menilai wajar, bila ada kader yang kecewa karena tidak dicalegkan.

Agus mengemukakan, munculnya kekecewaan kader partai mulai tampak saat rapat pleno pada 27 Desember 2003. Kala itu, Ketua Majelis Pertimbangan Partai DPD PAN Suraji diusir oleh Budi Santosa BA dari forum rapat. Sebenarnya Suraji tidak berambisi dicalegkan, namun dia hanya ingin mengetahui bagaimana susunan daftar pencalegan dibuat oleh Budi Santosa.

Kabar pengusiran itu sampai didengar kader PAN. Kebetulan ada sejumlah pengurus DPC PAN yang tidak masuk daftar pencalegan dan mengajukan protes keberatan.(nin-81j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA