logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Sala  
Line

11 Rumah Rusak Diterpa Angin Ribut

  • Kerugian Puluhan Juta Rupiah

BOYOLALI- Sebelas rumah rusak, dua di antaranya rata dengan tanah, menyusul angin ribut disertai hujan lebat di Dukuh Ringin Tuju dan Klayu, Desa Ketitang, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

Selain itu, puluhan pohon pisang dan nangka roboh. Peristiwa tersebut terjadi Minggu (4/1) lebih kurang pukul 14.00. Kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun, beberapa warga dilaporkan mengalami shock karena hujan yang tidak terlalu lama itu menghancurkan rumah mereka.

''Kemarin pagi kami sudah langsung melaporkan kejadian bencana alam kepada Bupati dan bagian sosial,'' ujar Camat Nogosari, Widodo.

Sebelum ada bantuan dari Pemkab, lanjut Widodo, warga dibantu perangkat desa bergotong royong mendirikan rumah yang roboh. Kecamatan baru terbatas memberi bantuan ala kadarnya berupa paku dan kebutuhan lain. Selain itu, warga yang mampu juga memberikan bantuan berupa makanan dan paku.

''Rumah yang roboh harus segera didirikan karena untuk berteduh,'' kata Widodo.

Kali Pertama

Bencana alam pertama pada musim hujan di Kecamatan Nogosari itu dilukiskan begitu cepat dan menghantam rumah-rumah warga yang sebagian besar terbuat dari papan. Warga yang tanggap segera keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rata-rata warga keluar rumah sebelum hujan lebat dan angin ribut "menghajar" rumah mereka. Namun ada pula yang bertahan di rumah karena menduga tidak akan terjadi bencana alam. Yang bertahan di rumah sebagian tertimpa reruntuhan genting.

''Namun, tidak ada yang menderita luka serius, hanya lecet-lecet. Kalau ada yang shock dan kaget karena mereka tak menduga rumahnya akan roboh,'' tutur salah seorang warga.

Camat Nogosari mengemukakan, wilayahnya merupakan daerah rawan bencana alam khususnya angin ribut.

Karena itu, jika hujan turun lebat, sebagian warga keluar rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kabag Sosial Drs Mulyono mengatakan, untuk memastikan jumlah rumah yang rusak dan jenis bantuan apa yang diberikan warga, Senin kemarin pihaknya mengecek ke lapangan. Bantuan akan secepatnya diberikan setelah memperinci jumlah rumah yang rusak.(shj-81j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA