logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Sala  
Line

April, Dana Lanjutan Revitalisasi Cair

KERATON SURAKARTA- Ada titik terang, dana untuk membiayai tahap lanjut revitalisasi kawasan keraton akan cair dari Depkimpraswil Pusat, Pemprov Jateng, dan Pemkot Surakarta. Upaya tim teknis revitalisasi itu, sedianya tidak hanya untuk keraton tetapi juga Pura Mangkunegaran.

"Akan tetapi sepertinya Mangkunegaran sudah dapat sendiri. Jadi, kami konsentrasi untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan (revitalisasi) keraton saja. Mudah-mudahan, April nanti cair. Sebab anggaran 2004, harus dialokasikan sebelum pemilu berlangsung," tutur KP Edy Wirabhumi, koordinator tim teknis revitalisasi keraton kepada Suara Merdeka yang menghubunginya di Jakarta, kemarin.

Dia menyebutkan, setelah penataan kawasan timur Alun-alun Lor berakhir Desember 2003, tahap kedua revitalisasi seluruh kawasan keraton berhenti karena batas waktu tahapan pekerjaan fisik habis bersamaan dengan pembelanjaan dana anggarannya. Sampai tahap itu, antara lain telah dirampungkan penataan kawasan timur, barat, pemagaran alun-alun, pembangunan kembali Pendapa Magangan, revitalisasi Alun-alun Kidul, Bangsal Pradangga.

Untuk keseluruhan pekerjaan di beberapa tempat itu, disebutkan telah menelan dana lebih kurang Rp 6 miliar dari rencana Rp 12 miliar. Dana sebesar itu sudah termasuk untuk pesangon dan ganti rugi di Alun-alun Lor dan Alun-alun Kidul, kemudian biaya penyelenggaran sayembara desain revitalisasi Alun-alun Kidul.

"Biaya yang dibutuhkan untuk melanjutkan tahap selanjutnya sedang kami upayakan dan sudah ada titik terang bisa turun April. Kami mengajukan perencanaan anggaran minimal Rp 7 miliar untuk keseluruhan. Mudah-mudahan bisa disetujui semua," jelas menantu Sri Susuhunan Paku Buwono XII itu.

Biaya Renovasi

Dana itu, lanjut suami GRAy Koes Moertiyah tersebut, akan dimanfaatkan untuk biaya renovasi Masjid Agung, Panti Pidana, Pendapa Magangan, Alun-alun Kidul, Sitinggil Lor dan Kidul termasuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Lor yang sudah mendesak untuk dilakukan. Sedianya, upaya pencarian dana ini termasuk yang dibutuhkan untuk revitalisasi Pura Mangkunegaran, yang diperkirakan secara total harus direnovasi tetapi belakangan ada kabar KGPAA Mangkunagoro IX sudah mendapatkan sendiri biaya dimaksud.

"Yang saya dengar belakangan ini demikian. Waktu saya ketemu dengan Gusti Mangku (KGPAA Mangkunagoro IX-Red), saya sudah berdialog tetapi hanya menginformasikan langkah-langkah menyusun perencanaan anggaran. Kalau sekarang sudah dapat dana itu, saya ikut gembira," papar pimpinan Lembaga Hukum Keraton Surakarta (LHKS) itu.

Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, kawasan timur Alun-alun Lor masih menunggu fasilitas penerangan, pohon peneduh, dan taman. Masjid Agung butuh renovasi total, pasar cendera mata butuh dana relokasi dan fasilitas kaveling, alun-alun butuh pepohonan peneduh dan taman serta penertiban PKL di seputar perempatan Gladag.

Pada bagian lain, Pendapa Sitinggil Lor dan Manguntur Tangkil di kompleks Pagelaran Sasana Sumewa, sudah saatnya direnovasi. Begitu pula Bangsal Pradangga, Museum Art Gallery, Pendapa Magangan dan landscapenya. Tahap berikut setelah jalan lingkar dan saluran di Alun Kidul serta penataan bekas pasar berikut subterminal Gading. (won-80j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA