
| Selasa, 6 Januari 2004 | Olahraga |
Rehab Stadion DipercepatKUDUS-Bupati Ir H Muhammad Tamzil mendesak kepada pemimpin proyek rehab Stadion Wergu, untuk segera membenahi beberapa kekurangan agar lapangan dapat digunakan untuk kompetisi Persiku di Divisi IIA. ''Rumput harus jadi perhatian utama. Lapangan agar lebih dipadatkan agar siap untuk pertandingan,'' ucapnya, saat mengadakan inspeksi mendadak (sidak) Senin kemarin. Pada kesempatan tersebut Tamzil menyatakan, rehab sekarang masih belum sempurna. ''Tadi Anda lihat, saat hujan datang, talang tribun juga banyak yang bocor dan itu perlu segera diperbaiki. Masih banyak yang harus dilakukan untuk penyempurnaan,'' ujarnya. Stadion Wergu direhab dengan dana APBD provinsi senilai Rp 1,1 miliar. Rehab meliputi perbaikan pagar batas penonton dengan pemain, dan lapangan ditinggikan 20 cm. Sanitasi juga diperbaiki, agar bila hujan deras di lapangan penyerapan air bisa berlangsung cepat. Beberapa waktu lalu memang ada keluhan, sanitasi lapangan tidak maksimal sehingga lapangan tetap becek. ''Saya minta sebelum 20 Januari lapangan sudah siap digunakan,'' tegasnya kepada Pimpro Sunardi, didampingi Kepala DPUK Drs Munadji dan Asisten Drs Prayit Margono. Konsultan Sri Hartono dari CV Pratama, juga diminta segera mempercepat pekerjaan yang masih belum beres. ''Waktunya mendesak, saya minta bisa diselesaikan tepat waktu,'' ucap Tamzil. Diserang Gendon Dalam sidaknya, Bupati menyempatkan diri melihat kepadatan lapangan dan mengecek rumput yang tumbuh. Ternyata sebagian rumput diserang hama gendon. ''Tolong yang diserang hama segera diberi obat pembasmi hama, atau rumputnya diganti,'' katanya. Serumpun rumput kecil ketika dibongkar di bawahnya ternyata dihuni 5-6 ekor gendon. Demikian juga batas lapangan diminta agar segera dibuat dengan baik. Sedangkan sanitasi, kata Agus petugas lapangan, sudah dibenahi. ''Beberapa bagian sudah dibongkar dan diberi ijuk penyerap. Penyerapan lapangan sudah baik, sehingga bila hujan tidak becek lagi,'' jelas Agus. Bupati juga minta tempat duduk pelatih dan pemain cadangan juga dibenahi, karena terlalu kecil. (P7-49) |