logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 6 Januari 2004 Olahraga  
Line

Partai Perdana Persijatim Solo Merugi

SOLO- Partai perdana Ligapro X antara tim tuan rumah Persijatim Solo melawan Deltras Sidoarjo yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Minggu petang hanya ditonton sekitar 8.000 orang dengan pemasukan Rp 78.622.000. Repotnya, pengeluaran untuk pertandingan ini lebih dari Rp 85 juta, sehingga panitia menderita rugi hampir Rp 7 juta.

''Kerugian ini akibat banyak penonton yang mbludus. Jumlahnya diperkirakan sekitar 30-40 persen dari total suporter,'' kata Ketua Panpel Caroline ketika menjamu wartawan makan siang di Hotel Lor Inn, kemarin. Jamuan itu merupakan bagian dari acara menjaring masukan cara menangkal penonton yang mbludus.

''Biaya penyelenggaraan pertandingan di Solo cukup tinggi. Untuk pengamanan saja dikeluarkan lebih Rp 17 juta. Jika penonton enggan membeli tiket, penyelenggara bisa terus merugi,'' jelasnya. Tanpa bersedia menyebutkan pihak-pihak yang sengaja membawa teman-teman masuk tanpa bayar, Caroline menuding banyak oknum tertentu membawa 5-6 temannya masuk.

Pada kesempatan tersebut dia juga mengeluhkan sikap Persijatim, karena sampai sekarang belum menandatangani draf kerjasama dengan pihaknya. ''Sampai sekarang saya belum tahu. Mereka (pengurus Persijatim) semua menghilang,'' tandasnya.

Caroline enggan menjelaskan berapa ''harga'' yang ditawarkan untuk mengelola Persijatim selama satu musim kompetisi. Namun dia yang didampingi wakilnya Budi, Bimo Putranto (Pasoepati), serta sang pacar Alejandro Enrique Pardo mengatakan, penawaran sudah diajukan saat mengembalikan draf kerja sama. Tetapi sampai sekarang belum dikembalikan oleh Persijatim. ''Saya harus bertanggung jawab kepada siapa, jika para pengurus Persijatim tidak muncul,'' ujarnya.

Piko

Piko Malek Binogd Omergence, gelandang asal Prancis yang pada saat melawan Deltras Sidorajo sudah dalam daftar pemain, dicoret dengan alasan sertifikat transfernya masih diproses.

Janji pelatih Persijatim Yusack Sutanto akan menurunkan tiga pemain asingnya tak terwujud karena ternyata Piko absen.

''ITC Piko sebenarnya sudah keluar, tetapi beritanya melalui e-mail. Kini ITC itu sudah di tangan, dan besok lawan PKT Bontang Piko bisa diturunkan,'' kata Yusack.

Menurut Yusack, melawan PKT Bontang pihaknya akan melakukan beberapa perubahan komposisi pemain, khususnya di lini tengah. ''PKT bisa menang lawan Persik di Kediri. Mereka tentu merupakan tim yang bagus, sehingga tidak boleh diremehkan'' katanya mengenai lawan yang akan ditantangnya besok sore.

Menurut dia, PKT masih mengandalkan pemain lama. Hanya kipernya Agung Prasetyo dari Deltras. Mereka juga ditunjang empat pemain asing. Dengan materi pemain lama, kata Yusack, kekompakan tim tentu lebih bagus. (P44-77)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA