
| Selasa, 6 Januari 2004 | Olahraga |
PSS Sleman Gagal Memetik Angka PenuhSLEMAN - Gol balasan PSS Sleman yang diciptakan Slamet Riyadi pada menit ke-88 menyelamatkan tuan rumah dari kekalahan. PSS lebih dulu ketinggalan 0-1 dari PSM Makassar pada pertandingan tunda kompetisi Liga Indonesia X di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman, Senin (5/1) pagi kemarin. Gol PSM Makassar diciptakan pemain asingnya Christian Gonzales pada menit ke-74 melalui tendangan bebas. Tembakan melengkung Christian yang mengarah ke pojok kiri gawang PSS tak mampu diantisipasi Joice Sorongan sehingga mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk tim tamu. Duel PSS Sleman melawan PSM Makassar semestinya dilakukan Minggu (4/1). Namun ketika pertandingan baru berjalan 25 menit, wasit menghentikannya karena hujan lebat menyebabkan lapangan tergenang air. Kedua kesebelasan tak mampu main maksimal. Atas kesepakatan kedua tim, wasit Aeng Suarlan yang memimpin jalannya pertandingan melanjutkan partai ini pada Senin pagi kemarin, dimulai tepat pukul 08.30. Pertandingan berjalan imbang, meskipun tuan rumah memiliki lebih banyak peluang. Tetapi solidnya pertahanan PSM Makassar yang dikoordinir Charis Yulianto dan Ortisan Salossa membuat dua pemain depan tuan rumah Francis Wollo dan M Eksan tidak berkutik. Pertahanan kedua tim sama-sama solid, sehingga bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Perebutan bola di lapangan tengah sebenarnya sering dimenangkan tim Elang Jawa yang dimotori Deca dos Santos dan Seto Nurdiantoro. Hanya, serangan yang dibangun anak-anak asuhan mantan pelatih PSIS Daniel Roekito ini nyaris selalu kandas setelah berhadapan dengan pemain belakang PSM. Tekanan berantai yang dilakukan Seto Nurdiantoro dkk menyulitkan pertahanan tim tamu. Pada saat kondisi kritis akibat tekanan PSS Sleman itu, arsitek PSM Miroslav Janu memasukan Akbar menggantikan Andi Odeng, untuk memperkuat lini pertahanan. Lima menit setelah masuknya Akbar, permainan PSM lebih hidup. Ketika Marcelo Ramos menguasai bola, dia dikasari Nugroho Andriyanto. Wasit langsung meniup peluit memberi hukuman tendangan bebas. Tendangan bebas pada menit ke-74 itu diselesaikan Christian Gonzales dengan baik. Tembakan lengkungnya masuk di pojok kiri gawang PSS Sleman hingga mengubah kedudukan menjadi 0-1 untuk tim tamu. Ketinggalan 0-1, PSS bangkit. Mereka makin agresif dalam menekan daerah pertahanan lawan. Namun serangan itu tak juga membuahkan hasil. Permainan PSM menjadi kasar, sehingga wasit terpaksa mengusir Jufri Samad dari lapangan. Dalam suasana panik dan kritis itu, Daniel Roekito memasukan tiga pemain Fajar Listiantoro menggantikan Francis Wollo, Slamet Riyadi menggantikan Deca dos Santos dan M Soleh menggantikan Wahyu Teguh. Tampaknya strategi yang diperagakan Daniel cukup efektif, terbukti dua menit menjelang pertandingan usai, tembakan Slamet Riyadi yang baru saja masuk mampu memperdaya penjaga gawang PSM Makassar Budiman Buswir. Kedudukan menjadi 1-1. (sgt-77) |